Untitled-11

Tiga pengusaha muda kota hujan siap bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) BPC Kota Bogor periode 2015-2018. Mereka adalah Muzakkir (pengusaha IT dan kuliner), Ahmad Zulfikar (perdagangan dan konsultan) dan Ivan Taufan (pengusaha properti). Pada penutupan pendaftaran yang dilakukan Rabu (13/5/2015), ketiganya dinyatakan lolos setelah melalui beberapa tahap seleksi dan verifikasi oleh Steering Commite (SC) dan Organizing Commite (OC). “Artinya, mulai Kamis (14/5/2015) ini para calon ketua umum ini sudah boleh berkampanye hingga jelang Muscab yang akan dilakukan 6 Juni 2015,” ungkap Ketua Steering Committe (SC), Adivi Prasetyo dalam konferensi persnya di Sekretariat HIPMI BPC Kota Bogor, di kawasan Taman Kencana. Pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI merupakan salah satu agenda terpenting dari Musyawarah Cabang (Muscab) tiga tahunan. Muscab Hipmi Kota Bogor rencananya akan digelar di Hotel Golden Flower Savero, 6 Juni 2015 mendatang, menjadi penentuan bagi tiga kandidat Ketua Umum yaitu Muzakkir, Ahmad Zulfikar, dan Ivan Taufan untuk menuju posisi terpenting di organisasi yang beranggotakan ratusan pengusaha muda di kota hujan itu. “Tahapan pertama, yakni pendaftaran sudah diselesaikan dengan lancar. Tinggal tahapan kedua dan ketiga, yakni kampanye dan pemilihan saja. Untuk kampanye akan dibagi dalam dua jenis, yakni tertulis dan lisan. Maksudnya, dalam kampaye tertulis, para calon akan memaparkan visi dan misinya lewat media cetak lokal sedangkan untuk lisan akan dilakukan di radio,” katanya, seraya menambahkan dalam pemilihan nanti akan ada sebanyak 80 hak suara. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum HIPMI BPC Kota Bogor (2012-2015), Rifki Torik Dawil, mengatakan bahwa Muscab nanti bukan semata pergantian kepemimpinan melainkan membangun spirit melalui HIPMI dan para pengusaha. “Walau bagaimanapun perekonomian dan masa depan sebuah daerah salah satunya tergantung pada pengusahanya,” tegas Rifki kepada BOGOR TODAY. Rifki menambahkan, terdapat sekitar ratsan pengusaha muda di Kota Bogor. Pengusaha, kata dia, sama saja dengan pejuang yang ikut memperjuangkan perekonomian bangsa ini. Oleh karenanya dia berharap semangat kewirausahaan dan semangat pejuang bisa mewarnai penyelenggaraan Muscab. “Semoga Muscab nanti berjalan lancar meski harus ada dinamika. Dinamika boleh tapi yang sehat. Jangan ada perpechan,” katanya. Rifki juga berpesan, Ketua Umum HIPMI terpilih nantinya harus mampu mendorong dan meningkatkan daya saing pengusaha muda terutama jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Saya juga minta agar program kami sebelumnya, yakni gerakan mencetak 1.000 wirausaha di Kota Bogor dan UKM Connection dilanjutkan oleh ketum terpilih nanti,” beber dia. Mengenai kebijakan pemerintah pusat, Rifki mengaku, bahwa saat ini para anggotanya dan sektor usaha lainnya mengeluhkan tentang penurunan omzet akibat kebijakan perekonomian yang tidak berjalan sesuai harapan. “Hampir 80 persen anggota kita omzetnya menurun, dampak perekonomian ini juga dirasakan oleh pengusaha lain di luar HIPMI,” terangnya. Sementara itu, untuk kebijakan pemerintah daerah, dalam hal ini Walikota Bogor, Rifki menyatakan sangat bangga karena mulai tumbuh dalam mendukung perkembngan UKM. “Pemkot yang sekarang lumayan terbuka dengan para pengusaha, khususnya UKM. Ketum terpilih nanti juga harus lebih bersinergi dan lebih dekat dengan pemerintahan. Harus juga melakukan audiensi dengan perbankan untuk membantu dana lunak bagi para UKM,” pungkasnya.

Baca Juga :  Merawat Tradisi Membuat Dandang Nasi

(Apriyadi Hidayat)