Untitled-18

B O G O R , TODAY — Angkutan perkotaan (Angkot) 07 bernopol F 1912 AK jurusan Warung Jambu-Merdeka, Kota Bogor, secara dramatik melompat ke parit untuk menyelamatkan diri dari hantaman commuter line jurusan Bogor-Jakarta. Kereta ini menghantam bagian pantat angkutan umum tersebut. Peristiwa mendebarkan ini terjadi di pintu perlintasan kereta Pondok Rumput, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/5/2015), sekitar pukul 13.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir angkot dan dua penumpangnya selamat. “Penumpang yang duduk di belakang lompat, pas kereta datang menghantam bagian belakang angkot. Tapi, saya sama penumpang di samping saya, kejebak di dalam angkot dan keseret kereta,” ujar Ismail (47), sopir angkot, di tempat kejadian perkara, Selasa (19/5/2015). Ismail menjelaskan, saat kejadian arus lalu lintas di perlintasan tersebut dipadati kendaraan yang akan melintasi rel kereta. Saat kejadian, angkot yang dikemudikan Ismail melintas dari arah Ciwaringin menuju ke arah Air Mancur.

Baca Juga :  Lupa Kombinasi Kunci yang Tersangkut di Leher, Seorang Ibu Muda Datangi Kantor Polisi

“Pas kejadian, pintu perlintasan sudah terbuka. Tapi, kendaraan sangat padat. Pas di tengah rel, datang kereta dari arah Jakarta, tapi saya berhasil memajukan mobil. Nah, tiba-tiba muncul lagi kereta dari arah Bogor, saya enggak bisa ngehindar karena di depan saya banyak motor,” kata Ismail.
Posisi lintasan yang berbelok membuat Ismail tidak bisa melihat kedatangan kereta dari arah Bogor.”Kalau kereta dari Jakarta kelihatan datangnya karena jalurnya lurus, tapi kereta dari Bogor jalurnya belok, jadi enggak kelihatan,” kata pria warga Cibeureum, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.
Akibat kejadian itu, bagian belakang angkot Ismail rusak sedang. Posisi angkot saat ditabrak kereta tertahan di sebuah saluran air di pinggir rel. “Untung masinis kereta sempat ngerem, jadi angkot saya tidak terlalu jauh terseret,” ujarnya, saat ditemui di Mapolsek Bogor Tengah.
Angkot yang dikemudikan Ismail tidak bisa melintas secara cepat akibat terhalang puluhan motor yang datang dari arah berlawanan. “Kalau saya tahu ada kereta dari Bogor datang, saya bakal dorong motor di depan saya. Paling rusak motornya, dari pada saya ketabrak kereta,” katanya.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Christian Budhiono mengatakan, penyebab tabrakan karena arus lalu lintas di perlintasan kereta tersebut sangat padat. Angkot tertahan di tengah rel. “Penyebab lain, banyak pengendara motor yang mengambil jalur berlawanan sehingga menyebabkan angkot tersebut sulit melintas,” katanya.

Baca Juga :  BPBD Bogor Mencatat 13 Bencana Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang

(Rizki Dewantara|Yuska Apitya)