Berita-2JAKARTA, Today – Tanpa sis­tem IT memadai, pengusaha pastinya akan kewalahan me­nyelesaikan penjualan den­gan frekuensi tinggi. Apalagi penjualan ritel yang banyak rincian detail dalam invoice ke­pada banyak pelanggan. Kalau ada ribuan pelanggan dengan masing-masing transaksinya tiap hari, bisa dibayangkan be­rapa banyak waktu yang harus dihabiskan untuk menyelesai­kan semua “masalah” tersebut.

Tak heran bank-bank yang terbiasa dengan transaksi ber­frekuensi tinggi menawarkan produk-produk untuk bisa menyelesaikan masalah para pengusaha tersebut. Bank-bank tersebut mengendus masalah ini bisa menjadi bisnis tersendiri untuk mereka. Bank biasanya menyediakan jasa semacam cash management, untuk menyelesaikan semua masalah printilan tersebut.

Baca Juga :  Mengetahui Sejarah Hari Raya Waisak yang Dirayakan Setiap Bulan Mei

Produk yang paling baru adalah e-RMS (e-Reconciliation Matching System) yang dilun­curkan Citi Indonesia minggu lalu. E-RMS ini bisa membuat rekonsiliasi terhadap peneri­maan pembayaran dari distrib­utor atau pelanggan dari nasa­bah korporasi secara otomatis.

Baca Juga :  Tebingan Sepanjang 10 Meter di Bogor Ambrol, Rumah Tokoh Wartawan Terancam

Menurut Abdul Jalil Jalal­ludin, Director, Asia Pasific Corporate Payments & Re­ceivables, Treasury and Trade Solutions, Citi. Layanan ini bisa membuat para nasabah kor­porasi Citi lebih cepat melaku­kan rekonsiliasi transaksinya. “Layanan ini akan sangat mem­bantu bagi para pengusaha,” katanya, Selasa (16/6/2015).

(Adil | net)