BOGOR, TODAY – Perum Per­hutani dan PT. Korea-Indonesia Forest Center (KIFC) melaku­kan penebangan Pohon Akasia di wilayah administrasi, Desa Barengkok, Kecamatan Jasinga, Minggu (21/6/2015).

Tanaman ini merupakan hasil kerjasama kedua belah pihak di petak 27.J RPH Maribaya BKPH Parung Panjang KPH Bogor.

Dalam kerjasama ini, Indo­nesia menyediakan lahan sel­uas 500 ribu bagi pengusaha Korea Selatan untuk ikut serta dalam pembangunan kehuta­nan seluas 10 ribu hektar di la­han Perum Perhutani.

“Semoga kedepannya KIFC bisa lebih berperan aktif dalam membina masyarakat desa di sekitar hutan seiring dengan pembangunan hutan,” ujar Direktur Pengelolaan Sum­ber Daya Hutan (PSDH), Heru Siswanto.

Tak hanya itu, ia berharap lokasi tanaman kerjasama den­gan National Forestry Corpo­rative Federation (NFCF) bisa dikaitkan dengan perdagangan karbon yang akan dibeli beber­apa negara maju seperti Korsel.

Sementara Chairman NFCF, Lee Souk Hyong mengatakan siap memberikan pendidikan dan pelatihan tentang teknolo­gi maju di bidang kehutanan untuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) serta kary­awan Perum Perhutani.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan, Ratusan Anggota Linmas Dilatih 

“Selain itu, kami akan mem­berikan pengetahuan sejak dini tentang pentingnya hutan di lingkungan sekolah asuh yang berdekatan dengan lokasi kerjasama,” tutur Chairman NCFC, Lee Souk Hyong.

Lee juga mengharapkan setempat untuk memahami tujuan usaha kerjasama ini serta memperluas agar men­guntungkan dan memperkuat hubungan yang lebih bersa­habat dan terus berkomitmen agar anak-anak tetap mema­hami pentingnya lingkungan dan hutan.

Dalam kesempatan ini Pe­rum Perhutani dan PT. KIFC juga memberikan bantuan (CSR) bagi sekolah di Desa Barengkok berupa alat tulis dan perlengkapan olahraga, bantuan baju layak pakai untuk masyarakat sekitar hutan.

Kerjasama pembangunan Kehutanan antara Perhutani dan KIFC hingga saat ini men­capai luas 7.424 ha yang terse­bar di beberapa Kesatuan Pe­mangkuan Hutan (KPH) yaitu KPH Banten seluas 1.480 ha, KPH bogor seluas 728 ha, KPH Purwakarta seluas 2.105 ha, KPH Sumedang seluas 2.681 ha, KPH Majalengka seluas 182 ha, KPH Indramayu 246 ha.

Baca Juga :  Rumah Sakit Islam Aysha Bogor Satu-satunya Rumah Sakit Dengan Konsep Pendidikan

Tanaman yang akan di te­bang tahun 2015 adalah hasil tanam tahun 2007 dengan luas 40 ha, 24,2 ha di KPH Bogor dan 15,8 ha di KPH Sumedang.

Berdasarkan hasil Inven­tarisasi terdapat 697 pohon dengan perkiraan produksi 214 m3 kayu pertukangan dan 43 shuffle meter kayu bakar.

Turut hadir dalam tebang perdana Dewas Perum Per­hutani, Upik Rosalina Wasrin, Dirut PT. Inhutani II, Tjipta Purwita dan Presiden Direktur KIFC, Yun Kyong Im.

Tak ketinggalan, Dinas Ke­hutanan Kabupaten Bogor, Jajaran Muspika Kecamatan Jasinga dan Tenjo, Tokoh Ma­syarakat, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di sekitar Desa Barengkok, Siswa-Siswi SD Barengkok 03 dan Saka Wanabakti Parung Panjang.

(Rishad Noviansyah)