ngabuburit-cibinongBULAN Ramadan memberikan banyak keberkahan bagi umat muslim di dunia. Banyak cara yang bisa dilakukan selama bulan penuh berkah ini tiba di dalam diri. Misalnya saja merajut kembali silaturahmi yang sempat terputus karena kesibukan di bulan-bulan biasanya.

GUNTUR EKO WICAKSONO
[email protected]

Nah, salah satu ca­ranya ialah den­gan mengajak te­man, saudara dan keluarga besar melakukan ngabuburit (men­unggu waktu berbuka) asyik di Kota Bogor.

Terhitung ada beberapa lokasi yang memang menjadi tempat favorit mereka untuk ngabuburit. Salah satunya Ta­man Kencana yang selalu ra­mai di setiap akhir pekan.

Taman Kencana juga men­jadi titik temu antara muda-mudi Bogor yang melancong keliling kota. Tempatnya yang hijau dengan pohon rindang, menjadikan lokasi tersebut banyak didatangi untuk men­unggu waktu berbuka.

Baca Juga :  Surat Kuasa Dicabut, Mantan Pengacara Bharada E Minta Jasa Rp15 Triliun

Meis Insan (34) warga Tan­ahSareal, mengaku selama bu­lan ramadan memang sering datang ke taman milik pemer­intah daerah. “Ya disini ban­yak jajanan untuk berbuka. Sekaligus berkumpul sama te­man-teman disini,” imbuhnya.

Tak hanya itu, lapangan sempur juga menjadi lokasi favorit bagi mereka yang in­gin berolahraga. Banyak spot menarik seperti jogging trek, lapangan basket, papan panjat serta yang baru saja diresmi­kan Skate Park.

Tak hanya di Kota Bogor, di wilayah Kabupaten Bogor ada lokasi strategis yang selalu ra­mai dikunjungi oleh warga jel­ang waktu berbuka puasa yakni Jalan Raya Pemda, Cibinong.

Baca Juga :  Kebakaran Plaza Mandiri Kamis Dini Hari, Diduga akibat Korsleting

Kiri dan kanan jalan na­sional tersebut biasanya digu­nakan oleh pedagang-peda­gang musiman untuk menjual dagangannya mulai dari ma­kanan hingga barang kebutu­han sehari-hari.

Alhasil, lokasi tersebut ser­ing dijadikan lokasi belanja murah bagi kebanyakan orang. Ditambah kali ini memasuki bulan ramadan.

Salah satu warga Bo­jonggede, Agnes Triyani (25) mengatakan Jalan Tegar Beri­man memang jadi tempat nongkrong sambil menunggu waktu berbuka.

“Memang mas, kita ser­ing nongkrong disini hampir setiap sore, sambil nunggu buka puasa bareng temen-temen deket rumah,” ungka­pnya. (*)