Berita-3---AdilBOGOR, Today – Pembinaan atlet secara berkesinambun­gan menjadi kunci kesuksesan mencetak atlet berprestasi. Pembinaan yang dijalankan pun dilakukan semenjak dini. Kecamatan yang menjadi ujung tombak pembinaan atlet di tataran akar rumput mulai menggeber pembinaan atlet muda.

Salah satu kecamatan yang mulai terlihat getol melakukan proses pembinaan dan penjar­ingan atlet muda adalah Keca­matan Tamansari. Kecamatan ini tidak ingin menunggu pel­antikan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) yang hingga kini nasibnya masih terkatung.

Camat kecamatan Taman­sari, Achmad Sofyan men­gatakan bahwa pihaknya mulai tancap gas dalam proses pem­binaan atlet. Pasalnya, sedari dulu, Kecamatan Tamansari terkenal sebagai wilayah pro­dusen atlet berprestasi, wasit dan pelatih berkualitas.

Baca Juga :  Jelang FIFA Matchday Timnas Indonesia Versus Curacao Kadispora Cek Persiapan

“Pembinaan atlet secara berkesinambungan merupak­an kunci penting dalam emn­elurkan atlet berprestasi. Kare­na proses pembinaan sudah menjadi harga mati. Atlet tidak bisa dicetak dengan proses in­stan,” katanya.

Dikatakannya, Kecamatan Tamansari telah banyak men­elurkan atlet berprestasi di ca­bang olahraga (cabor) beladiri. Banyak atlet berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Bumu Tegar Beriman yang di­lahirkan dari rahim wilayah ini.

Baca Juga :  Striker Timnas Curacao Kenji Gorre Terpikat Keindahan Kabupaten Bogor

Terkait KOK yang saat ini masih belum juga dilantik, Ach­mad tidak ingin ambil pusing dan terpengaruh dan kemu­dian proses pembinaan atlet di Kecamatan Tamansari menjadi terhenti. “Pembinaan itu sudah menjadi harga mati. Jadi mau seperti apa pun kondisinya, proses pembinaan atlet harus terus berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut Achmad optimis­tis atlet asal Kecamatan Taman­sari bakal bisa berbicara banyak di ajang olahraga. “Persiapan kita sudah cukup matang. Jadi kami yakin bisa memperoleh hasil maksimal,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)