IMG_1197MAKIN ruwetnya konflik persepakbolaan Tanah Air membuat gerah klub-klub yang berada di bawah naungan Persatuan Sepakbola Se­luruh Indonesia (PSSI), baik itu dari Liga Super Indonesia (ISL) dan Liga Indonesia Divisi Utama

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Dua klub sepakbola yang menjadi kontestan Liga Indonesia Divisi Utama pun angkat bi­cara. Mereka adalah Persatuan Sepakbola Indonesia Kabupaten Bogor (Persikabo) dan Persatuan Sepak Bola Indonesia Wamena (Persiwa).

Direktur Operasional Persikabo, Mahputyono menuntut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi untuk membuka ruang dan duduk bersama untuk menjernuhkan suasana yang semakin keruh. “Sebaiknya Menpora dan PSSI duduk bersama. Alangkah indahnya kalau bisa dibicarakan dengan ke­pala dingin,” katanya.

Baca Juga :  Rumah Sakit Islam Aysha Dukung Germas Dengan Senam Sehat

Lebih lanjut Mahputyono juga memprotes keras ke­munculan Djohar Arifin yang mengatasnamakan PSSI. Dirinya menganggap tindakan tersebut sangat tidak etis dan hanya memperkeruh suasana.

“Akan lebih indah jika proses berjalan seperti pe­milihan Presiden yang dahulu. Siapapun yang menang dikasih kesempatan untuk menjalankan sambil dievalu­asi dalam perjalanannya. Diberikan waktu untuk beker­ja. Harus dikedepankan sikap menerima,” ujarnya.

Senada, Manajer Persiwa, Agus Santoso pun meng­inginkan adanya forum bersama antara Menpora den­gan PSSI yang dipimpin oleh Ketua Umum (Ketum) La Nyalla Mahmud Mattalitti.

“Sebaiknya antara PSSI dan Menpora duduk ber­sama.Dengan kondisi sepak bola seperti saat ini, tentu saja kasihan masyarakat pencinta bola. Sudah kehidu­pan sulit, hiburan rakyat tidak ada,” keluhnya.

Baca Juga :  750 Aparat Gabungan Diterjunkan Amankan Laga Timnas Indonesia Lawan Curacao

Menurutnya saat ini sepak bola sedang pada titik nadir terendah akibat dari ulah Menpora yang berke­inginan mengkudeta PSSI. ”Menurut kami perbaikan yang digembor-gemborkan hanya sebagai alasan untuk mengkudeta PSSI,” ujar Agus.

Ketika ditanya terkait dengan keputusan Menpora yang akan menggelar kompetisi di bawah kendali tim transisi, Persikabo menjawab secara tegas posisinya. “Persikabo merupakan anggota PSSI dan akan tunduk pada segala aturan PSSI. Serta mengakui kepengurusan PSSI yang sah,” tegas Mahputyono.