BOGOR, Today – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Bogor meloloslan tujuh orang atlet dan seorang pelatih memperkuat kontingen tinju Jawa Barat ( Jabar) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016

Melanjutkan sukses di ajang Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) XII/2014 di Kabupaten Bekasi dengan me­nyabet gelar juara umum. Per­tina Kabupaten Bogor berhasil meloloskan tujuh orang petinju andalannya pada Seleksi Daerah (Selekda) PON XIX/2016.

Ketua Harian Perina Kabu­paten Bogor, Wolter Rumasory mengatakan bahwa mereka yang terpilih berdasarkan prestasi yang ditorehkan pada Porda Jabar XII/2014 lalu. Ketujuh at­let yang memperkuat kontingen Jabar antara lain Renfry Beruat (91kg), Marfin Batuael (75kg), Koesdiono (69kg), Panser Patina­ma (64kg), Gresty Alfons (60kg), Alberto Alfons (52kg), dan Maria Ohoy Ulum (54kg).

Baca Juga :  Rumah Sakit Islam Aysha Dukung Germas Dengan Senam Sehat

“Torehan ini tentu saja san­gat membanggakan, melan­jutkan sukses di Porda Jabar XII/2014 lalu. Pasalnya, prestasi yang mereka capai saat ini bu­kanlah hasil instan. Mereka telah melalui pembinaan dan proses latihan yang panjang. Jadi saya optimis di PON XIX/2016 mer­eka bisa berbicara banyak,” ka­tanya.

Ditambahkannya, pelatih Pertina Kabupaten Bogor, James Makawimbang juga dipercaya untuk meracik strategi kontin­gen tinju Jabar di ajang bergengsi nasional tersebut. Saat ini para atlet tersebut tengah menjalani latihan rutin sebagai persiapan. “Latihannya setiap sore selama dua jam. Menyesuaikan kondisi bulan Ramadan, jadi kondisi fisik dan teknik tetap terjaga” ujarnya.

Baca Juga :  750 Aparat Gabungan Diterjunkan Amankan Laga Timnas Indonesia Lawan Curacao

Terkait target pada PON XIX/2016, Wolter menargetkan anak asuhnya bisa mencuri dua medali emas. “Saya tidak ingin terlalu muluk soal target. Ini ke­las nasional, semua daerah ten­tunya sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Untuk atlet Kabupaten Bogor, saya prediksi bisa menyumbang dua medali emas,” ucapnya.

Ketika disinggung lawan terberat Jawa Barat, Wolter mengatakan, DKI Jakarta, dan Indonesia bagian timur harus diwaspadai. “Sulit mempredik­si, jadi saya tak bisa menjamin berapa medali yang bisa dis­umbangkan. Para atlet sudah diberikan motivasi, dan mereka menyatakan siap memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat, dan tentunya Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)