Lintas Tol Cipali Maksimum 80 Km/jam

424111254-tol_cikapaliMENTERI Pekerjaan Umum (Kemen PU), Basuki Hadi Muljono meminta agar pengendara tidak ngebut-ngebut di Tol Cipali. Tol Cipali menurutnya memang jalanan yang membuat pengemudi terlena untuk memacu kendaraan.

YUSKA APITYA
[email protected]

Enggak usah sampai 100 Km/jam, cukup 80 Km/ jam aja,” ujar Hadi di Kan­tornya, Jalan Patimura, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Hadi mengatakan, Tol Cipali berbeda dengan Cipularang dari sisi track jalanannya. Tol Cipali memiliki panjang 116 Km dengan kondisi ja­lan mulus. Beda dengan Cipularang yang jalanannya memiliki tanjakan, turunan dan tikungan. “Kalau Ci­pali ini datar posisinya, jadi memang harus lebih hati-hati jangan terlena,” ujarnya.

Basuki mengatakan kehadiran Tol Cipali juga akan mengurangi be­ban volume kendaraan di Pantura. Dia juga meminta kepolisian untuk membantu menggiatkan patroli di Tol Cipali. “Awareness yang harus diutamakan dalam berkendara,” ujarnya

Basuki juga menegaskan tidak ada yang salah dengan desain jalan Tol Cikapali. Hadi menganggap ke­celakaan jalan di Tol Cipali karena bentuk shock culture para pengen­dara.

“Tidak ada yang salah dengan jalan nya, ini kan karena shock cul­ture,” ujar Basuki di Kantornya, Jl Patimura, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Riset di Amerika Serikat juga menyatakan jalanan lurus lebih rawan menimbulkan kecelakaan. Namun Basuki menjelaskan, bila masyarakat sudah terbiasa maka angka kecelakaan bisa berkurang. “Nanti lama-lama juga enggak (ang­ka kecelakaan berkurang),” ujarnya.

Untuk menekan angka ke­celakaan di Tol yang baru beroperasi ini, Basuki mengatakan, Kemente­rian PU akan menambah sejumlah rambu. “Kita beri warning-warning supaya pengemudi tidak ngebut,” ujarnya.

Polda Metro Turunkan Timsus

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengirimkan pasukannya untuk BKO pengamanan jalur mudik ke Brebes, Jawa Tengah. Dibukanya Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) untuk arus mudik menambah beban kema­cetan di wilayah Brebes, Jateng.

“Kita kirim BKO ke Brebes, Jateng sebanyak 100 personil dari Direk­torat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk mengurangi beban di Brebes, Jateng,” kata Karoops Polda Metro Jaya Kombes Martuani S di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Untuk mengamankan mudik leb­aran ini, Polda Metro Jaya menger­ahkan total kekuatan 6.630 personil. Operasi terpusat bersandikan ‘Ope­rasi Ketupat Jaya’ ini digelar selama 16 hari, mulai tanggal 10-25 Juli 2015. Polda Metro Jaya juga membentuk Pos Pengamanan yang disebar di 120 titik yang akan melayani para pemudik. (*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================