cathay_united_bank_building_taichung_20111009.jpg_w_112Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut dua bank asal Taiwan siap masuk dan menjelajah pasar Indonesia. Kedua bank asal Taiwan bakal membuka kantor perwakilan di Indonesia. Dua bank yang bakal ekspansi ini masuk dalam jajaran bank teratas di Taiwan. Hal ini membuat kedua bank asal Taiwan tersebut optimis bisa masuk ke pasar Tanah Air.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Kepala Eksekutif Pen­gawas Perbankan OJK, Nelson Tam­pubolon, menga­takan bahwa Kedua bank tersebut telah menyampaikan keinginannya masuk pasar Indonesia kepada pengawas perbankan di Taiwan. Nelson bilang, masuknya dua bank asal Taiwan harus didahului dengan adanya prinsip resip­rokal antar kedua otoritas di masing-masing negara.

“Kalau rencana sih banyak yang mau masuk, dari Taiwan itu sudah ada yg mau mengaju­kan, nama banknya saya lupa. Yang saya tahu sih ada dua bank. Mereka bank-bank besar. Dua bank itu masih masuk lima besar. Mereka baru lebih ke­pada proses persiapan penjaja­kan, belum kepada kapannya,” papar Nelson Tampubolon, be­lum lama ini.

Baca Juga :  CCTV Rekam Aksi Kakek Curi Tas Warga Singapura di Batam

Hal ini diperlukan agar bank asal Indonesia juga bisa masuk ke pasar Taiwan. “Kita harus MoU dahulu dengan Taiwan. Persyaratan utaman­ya itu, kita enggak mau tidak ada resiprokal, harus ada re­siprokal. Harus ada MoU yang menjadi dasar resiprokal. Jadi anytime dia mau masuk ke Indonesia, bank kita juga harus masuk ke Taiwan,” tan­dasnya.

Alasan ketertarikan bank as­ing untuk membuka cabang di Indonesia, kata Nelson, karena adanya pasar yang diprediksi akan terus bertambah sampai dengan beberapa tahun ke depan. Sehingga mendorong bank asing mau investasi di In­donesia.

“Indonesia itu menurut asessment orang, 15 tahun ke depan itu menjadi salah satu pasar terbesar. Itu kan men­janjikan industri jasa keuan­gan, karena ekonomi tumbuh, pasti industri jasa keuangan ikut tumbuh, peluang itu dilihat mulai dari sekarang,” pungkas dia.

Salah satu bank asal Taiwan yang sudah masuk pasar In­donesia adalah Cathay United Bank. Tsu-Pei Chen, Chairman Cathay United Bank menyam­paikan, pihaknya, telah mener­ima persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 28 November 2014 untuk masuk ke Indonesia.

Baca Juga :  Duel Maut di Langkat, Karyawan HKI Tewas Ditikam

“Cathay United Bank telah mempersiapkan pembukaan kantor perwakilan yang akan resmi dibuka pada akhir Mei 2015,” katanya.

Pembukaan kantor perwaki­lan ini untuk memfasilitasi dan mempromosikan pertukaran dan interaksi bisnis antara Tai­wan dengan Indonesia. Alasan bank usaha Cathay Financial Holding masuk ke sini, karena Indonesia sedang mengalami perkembangan pertumbuhan ekonomi. Misalnya, pemerin­tah mendorong investasi asing di bidang infrastruktur dan manufaktur. Serta, 60% pen­duduknya berusia di bawah 35 tahun yang produktif.

Lanjutnya, pengintegrasian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun 2015 menjadi tonggak penting dan akan membawa peluang bisnis yang signifikan di Indonesia dan anggota negara ASEAN lainnya.

Informasi saja, Cathay Unit­ed Bank telah memiliki 65 kan­tor cabang di luar negeri, 90 persen di antaranya berada di Asia. Kantor perwakilan di Indonesia akan memperluas kehadiran Cathay United Bank yang ke 9 dari 10 negara ang­gota ASEAN.

(OKZ/KTN)