Untitled-16JAKARTA TODAY – Menteri Perhubungan Jonan Ignasius memprediksi jumlah pemudik tahun ini sebanyak 20 juta orang, meningkat 2 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Perkiraan 20 juta orang yang akan pulang kampung, itu khusus di Pulau Jawa. Kenaikan ini sekitar 2 persen dari tahun sebelumnya,” kata Jonan, kemarin.

Apel ini diikuti oleh Dirut PT KAI Edi Suk­moro, Direktur Jenderal Angkutan Darat Ke­menterian Perhubungan Djoko Sasono, pihak kepolisian, TNI satgas pengamanan kereta api, perwakilan pramuka dan masinis serta teknisi DAOPS 1.

Baca Juga :  Atap Rumah Janda Disapu Angin Kencang, Kades Nembol dan Pemuda Kampung Kaso Gercep

Mantan Dirut PT KAI itu mengatakan, moda transportasi yang menjadi pilihan favorit pe­mudik tahun ini adalah kereta api. Berdasarkan data sementara, diprediksi ada lebih dari 5,5 juta penumpang yang naik kereta api sejak H-10. “Jumlah peningkatan paling tinggi adalah kereta api. Akan tetapi (untuk angkutan darat seperti bus) menurun karena (peningkatan) sepeda mo­tor pribadi. Untuk udara ada 3 persen dan laut sekitar 3 persen saja,” lanjutnya. “Moda trans­portasi yang diprediksi paling tinggi adalah kere­ta api, untuk itu pengamanan dan pengawalan akan berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk mengawasi dan mengamankan di daerah rawan longsor dan maupun daerah yang men­jadi titik gangguan-gangguan,” sambung Jonan.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Jonan memprediksi kepadatan arus mudik lebaran terjadi mulai dari H-15 sampai H-9. Se­mentara, puncaknya sendiri terjadi pada H-7 dan H+7. “Saya minta rekan-rekan di sini, petu­gas Lebaran untuk mengutamakan keselamatan kereta api. Sebagai Menhub, saya berharap tidak akan ada kecelakaan kereta api mulai sekarang sampai lebaran berakhir,” pungkasnya.

(Yuska Apitya/net)