Untitled-5BOGOR TODAY – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Repub­lik Indonesia ke-70, para pedagang bendera musiman mulai menyerbu sejumlah pusat keramaian. Mereka menjual sejumlah atribut yang bernuansa merah putih.

Pantauan BOGOR TODAY, para pedagang mulai menjajakan bendera merah putih ser­ta umbul-umbul dalam berbagai ukuran di sepanjang Jalan Padjajaran, Kota Bogor. Pe­mandangan serupa juga terlihat di kawasan Jalan Ahmad Yani serta Jalan Sudirman, para pedagang mulai memadati pinggiran-pinggi­ran jalan tersebut.

Irwan (54), seorang tenaga penagih atau debt collector kendaraan di wilayah Garut mengaku menjadi agenda rutin memasuki bu­lan Agustus memilih beralih sementara waktu untuk berdagang bendera.

Baca Juga :  Dosen Mengabdi IPB Bicara Perubahan Iklim di SMK Pembangunan Kota Bogor

“Sementara saya berdagang bendera dulu, paling selama 18 hari. Kami mulai datang ke Kota Bogor bersama 30 pedagang bendera lainnya pada 29 Juli kemarin,” ucap Irwan.

Pria asal Garut yang kini berjualan bendera di kawasan Jalan Pajajaran ini mangatakan, su­dah empat kali perayaan HUT Kemerdekaan RI selalu berjualan di Kota Bogor. Sebelum­nya dia juga sempat mencoba mengadu nasib berjualan bendera di daerah Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur bahkan hingga ke daerah Sumatera dan Kalimantan.

“Alhamdulillah, keuntungaannya lumayan bisa buat menambah biaya untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.

Baca Juga :  Seribu Lilin dari Bogor untuk Para Korban Jiwa Stadion Kanjuruhan

Harga bendera merah putih dijual bervariasi mulai dari harga Rp 5 ribu hingga Rp 50 ribu. Untuk umbul-umbul dijual dari harga Rp50 ribu hingga Rp75 ribu. Sedangkan harga paling ma­hal adalah back ground bendera dengan gam­bar garuda, mereka membanrol harga 400 ribu.

Sama seperti Irwan, Andi (35) juga berda­gang semua jenis bendera dengan harga yang beragam. Dia menargetkan pada 16 Agustus 2015 nanti sudah harus kembali lagi ke Garut. “Saya butuh uang buat pulang ke Garut,” ung­kapnya.

(Guntur Eko Wicaksono)