high-res-photos-of-the-2015-yamaha-yzr-m1-with-rossi-and-lorenzo-video-photo-gallery_53INDIANAPOLIS, Today – Valentino Rossi me­muncaki klasemen se­mentara MotoGP berkat konsistensinya naik po­dium di sembilan bala­pan pada paruh pertama musim.

Rider Movistar Yamaha tersebut bertekad melanjut­kannya di paruh kedua musim yang mulai bergulir akhir pekan ini.

Total 179 poin dikoleksi Rossi di paruh pertama musim berkat tiga kemenangan, dua finis kedua, dan tiga finis ketiga.

Untuk sementara ia unggul 13 poin dari Jorge Lorenzo, rekan setimnya sendi­ri yang saat ini juga menjadi pengejar ter­dekatnya.

Mulai akhir pekan musim akan kem­bali bergulir, memasuki paruh kedua musim, dengan balapan di Indianapolis.

Di sini Rossi baru mampu dua kali naik podium, satu kemenangan (2008) dan satu posisi tiga (2014), walaupun itu tak mengurangi optimismenya.

“Aku siap membalap lagi di paruh ked­ua musim. Aku sudah beristirahat beber­apa hari, aku telah pergi liburan dengan teman-temanku, dan aku juga berlatih,” kata Rossi seperti dikutip MotoGP.com.

Ia mengatakan jeda ini amat penting agar bisa mengisi ulang, sekarang ada sembilan balapan lain yang menanti dan masing-masing balapan itu amat penting untuk kejuaraan kali ini.

“Aku amat suka beberapa lintasan­nya dari sembilan balapan sisa, tapi harus berusaha keras di lintasan lainnya. Kami memulai dengan Indianapolis, bukan salah satu sirkuit favoritku tapi selalu ada atmosfer bagus di sini dan sirkuitnya juga amat oke. Aku siap beraksi!,” tuturnya.

Tiga Trek Dinanti Rossi

Usai membeberkan tiga trek yang patut diwaspadai Valentino Rossi, kini ada tiga balapan yang sangat dinanti oleh pembalap Yamaha tersebut. Apa saja itu?

Dari Sembilan balapan sisa, Rossi ternyata sangat menantikan tiga trek. Bah­kan trek-trek tersebut bisa saja melicinkan jalan Rossi dalam meraih juara dunia ke­delapan di kelas MotoGP.

“Misano, saya sangat suka dan juga trek di akhir musim seperti Phillip Island (Australia) dan Sepang,” ujar Rossi seperti Fox Sport, Rabu (5/8/2015).

Selain kondisi sirkuit, faktor fans juga menjadi andil dalam pencapaiannya men­jadi yang tercepat. Pada tahun lalu, hanya Misano yang mampu ia raih dengan finis tercepat.

Sementara dua trek lagi di Sepang dan Australia, pembalap berusia 36 tahun itu hanya bisa menempati posisi dua.

Meski begitu, ia justru tertarik untuk bisa melanjutkan pencapaian positifnya seperti apa yang diraih di paruh pertama musim ini.

“Saya sangat tertarik melanjutkan kompetisi ini, karena setiap pekan bakal berbeda dan beberapa hal kecil juga bisa membuat pembalap yang satu dengan yang lainnya lebih seimbang,” terang Ros­si.

(Imam/net)