Untitled-7BOGOR TODAY – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menginspeksi pasar-pasar tradi­sional. Kemarin, Politikus PAN itu menyisir Pasar Kebonkem­bang untuk memastikan kondi­si persiapan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) dari yang se­mula berada di area luar untuk direlokasi ke dalam pasar.

Pemkot Bogor berkeingi­nan menata dan merelokasi PKL di Jalan Dewi Sartika dan Nyi Raja Permas agar masuk ke dalam pasar. Hadir dalam sidak, Dirut PD Pasar Pakuan Jaya, Andri Latif Asikin; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Hidayat Yudha Priatna; Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat dan Kepala Satpol PP Kota Bo­gor, Eko Prabowo.

Baca Juga :  IPB RUN 2022, Lari Sambil Tanam Pohon Langka

Bima Arya mengatakan, pihaknya terus meninjau lokasi untuk penataan kawasan dan relokasi PKL. Ia juga berharap taman yang sedang dibangun untuk selesai pada pekan ini. “Ini akan terus dikebut, untuk keindahan Kota Bogor,” ujarnya.

Menurut Bima, skenario penataan kawasan sudah ber­jalan dengan baik. Dirinya juga menegaskan, pihaknya mengu­tamakan para pedagang basah untuk dipindahkan agar para pedagang basah dapat dibagi dengan pedagang kuliner. “Harus segera dipindahkan agar para pedagang basah da­pat berjualan kembali untuk mengais rezaki. Ini hanya ting­gal dirapikan sedikit, nanti kita kordinasikan ke Bina Marga,” kata dia. “Nanti pedagang basah akan kita fasilitasi dari malam sampai pagi,” lan­jutnya.

Baca Juga :  Program Otsuka Blue Planet Edukasi Masyarakat Tanggulangi Sampah

Meski sedang diklat di Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) di Jakarta, Bima Arya menyempatkan waktu luangnya untuk meninjau loka­si. “Kami terus fokus untuk mewujudkan Kota Bogor yang bersih dari PKL, salah satu pro­gramnya, ya melakukan pena­taan PKL,” tandasnya.

Anak emas Hatta Radjasa itu juga menambahkan, proses relokasi untuk PKL terus di­lakukan dengan meningkatkan penjagaan di sejumlah lokasi lapaki.

(Rizky Dewantara)