pri_sportsatu1430827557JAKARTA, Today – Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Ke­mentrian Pemuda dan Olahraga (Ke­menpora) Selasa (11/8). Mereka me­minta Menpora Imam Nahrawi segera mencabut SK pembekuan PSSI.

Sekitar 3.000 fans Persija Jakarta mulai melakukan aksinya sekitar pukul 11.00 WIB. Berkumpul di Hall Basket Gelora Bung Karno, mereka menuju kantor Kemenpora.

Selain Jakmania, terlihat juga Rahmad Darmawan serta pemain seperti Gunawan Dwi Cahyo, Francis Wewekang dan Leonard Tupamaho.

Menurut Ketua I The Jakmania Duto Pamungkas ada 3.000 fans Persija yang hadir di aksi tersebut. Dia menyebut tujuannya melakukan aksi tersebut meminta agar SK pem­bekuan PSSI segera dicabut, agar kondisi sepakbola kembali normal.

“Keinginan kami cuma ingin Menpora segera mencabut SK pem­bekuan. Kami ingin sepakbola nor­mal kembali,” ungkap Dito.

Perwakilan demonstran sedang ditemui oleh Sesmenpora Alfitra Salamm, dan anggota Tim Transisi Zuhairi Misrawi.

Sementara itu korwil The Jakma­nia Kemayoran, Donny, mengatakan dia dan fans lainnya bersedia untuk mengontrol PSSI.

Jika memang ada mafia, dia men­gaku mendukung agar oknum-ok­num tersebut segera ditangkap.

“ Kami ingin Persija berkompetisi lagi. Kalau bicara mafia, ada polisi, suruh tangkap mafianya. Dan bapak awasi PSSI. Kalau mau kerja sama dengan kami, kami siap membantu,” ungkap Donny.

Persija sendiri tengah dilanda krisis fi­nancial yang sangat buruk, dan bahkan disebut-sebut di ambang kebangkrutan.

Sebab, sudah berbulan-bulan mereka tak bisa membayar gaji para pemainnya, yang membuat banyak di antara mereka yang sudah memu­tuskan pergi.

Sementara itu, Pelatih Persija Ja­karta, Rahmad Darmawan, ikut tu­run dalam aksi demonstrasi bersama The Jakmania serta pemain yang di­gelar di depan Kantor Kemenpora, Selasa (11/8). Dia mempertanyakan sampai kapan pembekuan terhadap PSSI dilakukan.

RD mengikuti aksi demo tersebut sejak siang. Dia kemudian diberikan kesempatan bertemu dengan Ses­menpora, Alfitra Salam, dan anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi. Se­mentara Imam Nahrawi sedang tak berada di kantornya.

Dalam pertemuan tersebut, RD menyampaikan tiga pertanyaan. Salah satunya adalah menanyakan target dan sampai kapan PSSI dibekukan. Sebab, dia merasa pem­bekuan terhadap federasi sepakbola Indonesia itu sudah terlalu lama.

“Ada tiga pertanyaan yang ingin saya sampaikan. Apa sebenarnya tar­get pemerintah terhadap pembekuan PSSI dan sepakbola Indonesia? Sam­pai kapan target dan sasaran ini akan diteruskan? Apa sih yang disebut tata kelola sepakbola Indonesia yang leb­ih baik? Apakah turnamen yang di­jalankan dalam waktu singkat itu bisa mewujudkan tata kelola yang baik?”

“Apa yang sudah Kemenpora beri­kan untuk sepakbola Indonesia? Supa­ya kita nanti bisa mengerti mengapa dibekukan. Misal menteri sudah mem­berikan ini, tapi tidak ada pertang­gung jawaban yang jelas,” lanjutnya.

Sementara itu Zuhairi mengatakan tetap akan menyampaikan aspirasi ini kepada Menpora Imam Nahrawi. Aksi demo tersebut pun akhirnya bubar pada pukul 13.00 WIB.

“Menpora sedang berada di luar kota. Beliau memerintahkan untuk menemui dan berdialog,” kata Zuhairi.

Persija masih menjadi salah satu klub yang menunggak gaji para pe­main. Termasuk di musim ini, mer­eka diketahui belum membayar hak pemain dan pelatih selama kurang lebih tiga bulan.

(Imam/net)