mayweather_on_ropes_in_victory_may_3_2015_reutersJuara dunia UFC (Ultimate Fighting Championship) Wanita, Ronda Rousey, melontarkan sesumbar yang menyeret nama Floyd Mayweather Jr. Rousey mengklaim dirinya akan bisa mengalahkan juara dunia lintas kelas itu jika bertanding di tarung bebas

Oleh : ADILLA PW
adil.prasetyo[email protected]

Sesumbar Rousey pada Mayweather adalah lanjutan dari perang komentar antara mer­eka berdua sejak be­berapa bulan terakhir. Semua berawal saat Rousey memenan­gi penghargaan ‘Fighter of the Year’ dalam ajang ESPY Award, ketika itu dia mengalahkan Mayweather yang juga masuk nominasi.

“Saya penasaran apa yang akan dirasakan Floyd jika dia dihajar seorang perempuan sekali saja,” ucap Rousey ketika itu, menyindir kasus kekerasan pada perempuan yang sudah berulang kali dilakukan May­weather.

Mayweather tidak diam saja mendapat serangan seperti itu. Pada ESPN, Mayweather me­minta Rousey membuktikan dirinya dulu dengan mengum­pulkan uang sebanyak yang bisa dia dapat untuk satu per­tandingan.

Baca Juga :  Player Escort Timnas Portugal Cristiano Ronaldo Kontra Ghana Ternyata Anak Asal Indonesia

“Saya belum melihat pe­tarung MMA (Mixed Martial Arts), atau petinju lain yang menghasilkan US$ 300 juta dalam 36 menit. Saat dia sudah bisa melakukan itu, dia bisa mulai berbicara pada saya,” seru Mayweather akhir pekan lalu.

Pernyataan Mayweather itu kini dibalas lagi oleh Rousey. Dia mengklaim akan bisa men­galahkan Mayweather jika dia­du dalam pertarungan bebas, meski mengaku akan kalah an­dai bertarung di atas ring den­gan aturan tinju.

“Floyd adalah salah satu petinju terbaik sepanjang masa. Dia jelas akan mengalah­kan saya di pertarungan tinju. Saya tidak beruntung masuk dalam ‘pertarungan’ itu. Saya bertarung untuk hidup,” ucap­nya seperti dikutip dari Inde­pendent.

Baca Juga :  Player Escort Timnas Portugal Cristiano Ronaldo Kontra Ghana Ternyata Anak Asal Indonesia

“Dalam pertarungan bebas tanpa aturan, saya yakin saya bisa mengalahkan siapa saja di planet ini. Tinju adalah ilmu yang indah dengan aturan te­gas yang saya sangat hormati dan terus berkembang setiap waktu. Tapi saat Anda bilang pertarungan tanpa aturan, itu­lah jawaban jujur dari saya,” lanjut dia.

Ronda Rousey, 28 tahun, saat ini memegang sabuk juara UFC kelas bantam. Dia sejauh ini sudah memenangi 12 perta­rungan, dengan 11 di antaranya dia dapat di ronde pertama.

Mayweather sendiri kini tengah bersiap melakoni per­tarungan dengan Andre Berto, yang akan menjadi duel terakh­irnya sebelum pensiun. Kepu­tusan Mayweather memilih Berto sebagai lawan tarung dikritik, dia dituding memilih lawan mudah. (*)