Untitled-3BANDUNG, Today – Sebagai pem­buru utama trofi Turnamen Piala Presiden 2015, Djadjang Nurdjaman menegaskan PERSIB Bandung dalam keadaan siap tempur 80 persen hing­ga latihan pagi tadi di Lapang Fut­sal Ciujung, Jalan Supratman, Kota Bandung.

Terlebih, komposisi timnya ber­tambah seiring dengan datangnya Makan Konate dan bek tangguh Vlad­imir Vujovic.

“Seluruh tim berbenah, pasti ada yang merasa kurang. Kami sendiri lebih baik memanggil kembali pe­main yang pernah berjuang bersama kami. Itu akan lebih mudah diajak kerja sama ketimbang pemain baru,” ujar Djadjang.

Melihat kekuatan tim yang be­rada dalam grup yang sama bersama PERSIB, dirinya tidak mau mengang­gap remeh setiap kekuatan lawan.

Namun dirinya mengakui Perse­baya akan lebih menyulitkan timnya. “Mereka akan datang dengan moti­vasi yang tinggi, saya melihat semua tim kuat. Tapi menurut saya, Perse­baya,” ucapnya.

Tapi, ditegaskannya, ia sudah mendapatkan bayangan kekuatan se­luruh tim di Grup Bandung dan telah menyampaikannya kepada pemain untuk menjadi gambaran pada per­tandingan mendatang

Fisik Persib Sudah Oke

Pelatih fisik Persib Bandung, Yaya Sunarya mengklaim anak asuhnya su­dah siap mentas di Piala Presiden 2015.

Untuk memantapkan penilaianya itu, dia bakal melihat dalam laga uji coba melawan Baretti FC, di Lapan­gan Futball Plus, Komplek Graha Puspa, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (28/8).

“Kondisi fisik Minggu ini saya su­dah memprediksi kalau pemain su­dah cukup siap mengikuti Piala Pres­iden, jadi besok merupakan final tes dari keseluruhan lawan Baretti,” tu­turnya di mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Kamis (27/8/2015).

Sebelum mengawali grup A Piala Presiden, kontra Persiba Balikpapan (2/9), sepekan ke depan dia akan berusaha menjaga performa peng­gawanya.

“Kita sudah punya schedule sam­pai 2 September mungkin mainte­nance saja sampai ke sana, ideal tidak ideal kita sudah coba mengan­tisipasi hal ini,” ulasnya.

Setelah menggojok penggawanya dengan latihan intensitas tinggi, saat ini Yaya sengaja membuat program latihan yang tidak terlalu berat. Hal ini guna membuat kondisi pengga­wanya tetap bugar.

“Minggu ini, kita coba turunkan banyak koordinasi dan reaksi juga kecepatan dicoba untuk menyepesi­fikasikan agar pemain tidak berada dalam kondisi yang berat,” kata dia.

“Kalau minggu kemarin ada fisik tapi main, sekarang sudah menurun intensitas latihan fisik tidak terlalu berat,” imbuhnya.

Dalam serangkaian laga persaha­batan beberapa waktu lalu, menurut Yaya, cukup menguras tenaga. Kare­na itu, dia melonggarkan intensitas latihan agar Atep cs tidak kewalahan kala manggung di Piala Presiden.

Sementara itu, Duet legiun as­ing Persib Bandung, Vladimir Vujo­vic dan Konate Makan dalam waktu dekat kembali bergabung dengan rekan-rekan setimnya yang lain.

Hanya saja kehadiran mereka tergolong telat ketimbang Firman Utina cs yang hampir sebulan berla­tih bersama. Meski dibilang terlam­bat, pelatih fisik Persib Yaya Sunarya mengklaim jika kedua pemain itu ti­dak akan menemukan kendala pada kebugarannya.

“Saya pikir tidak jadi kendala mudah-mudahan selama mereka ada disini tidak mengalami cedera apa­pun, sehingga mengejar kondisi ke pemain lain bisa secepatnya,” ung­kap dia.

Dirinya sudah berkomunikasi dengan Vujovic mengenai situasi kebugarannya. Bahkan Yaya sudah melihat aktifitas latihan pemain asal Montenegro itu bersama asisten pelatih PBR Darco Vargec dalam se­buah video.

Disana terlihat Vlado berlatih se­cara personal dan mendapat latihan dengan menu yang cukup berat. Se­dangkan untuk Konate, Yaya belum mendapat kabar terbaru mengenai kesehariannya di Mali.

“Kemarin lewat LINE Vlado bilang masih latihan. Pada saat menerima informasi Piala Presiden, 10 hari sebelumnya dia berlatih dengan asisten pelatih PBR kalau tak salah, sempat dimuat di video dan dishare ke kita. Kalau Makan Konate saya be­lum ada informasi, jadi kita tunggu mereka datang dan melihat kondisi mereka,” tuturnya.

Yaya sendiri menyiapkan tes fisik bagi kedua pemain tersebut. Namun apakah ujian itu akan dilangsungkan atau tidak masih akan dilihat kebu­tuhannya. Karena kedua pemain itu baru tiba di Bandung pada Kamis (27/8) malam.

Sehingga dikhawatirkan tes fisik akan membahayakan bagi kesehatan mereka. Persib sendiri pada Jumat (28/8) pagi akan menggelar laga uji coba menghadapi Baretti FC.

“Kemudian ini hanya untuk anti­sipasi kalau dia dateng terlalu larut kemudian besok pagi dia diberikan tes fisik itu tidak bagus untuk otot­nya apalagi untuk game yang berat, tes masih oke tapi tidak akan maksi­mal,” pungkasnya.

(Imam/net)