alfian mujani 240SALAH satu penyakit jiwa yang banyak pengidapnya adalah “lonely in the crowd.” Kesepian di tengah keramaian. Sepi ternyata tidak harus selalu sedang sendirian. Sepi lebih merujuk pada kondisi psikologis yang resah, geli­sah, atau galau dengan ketidakpastian diri di tengah perputaran waktu yang sangat cepat.

Menurut para pakar psikologi agama, kesepian ruhani atau kesepian jiwa terjadi akibat hilangnya Tuhan dalam hati. Hati yang berdzikir akan senantiasa terhibur dan terbebas dari sepi dalam kondisi apa­pun dan saat kapanpun. Karena itulah maka dzikir menjadi kegiatan yang diperintahkan agar dilaksanakan setiap saat.

Sepi akan terusir sendiri ketika Tuhan senantiasa bersama kita. Tak akan ada tem­pat dan waktu yang berisikan kesepian yang bisa hadir karena beragam sebab. Ada kesepian karena ditinggal sendiri, ada kesepian karena ditinggal pergi seseorang walaupun masih ada orang lain di sampingnya, dan ada kesepian model terbaru, yaitu hand­phone-nya mati karena habis baterai. (*)