Untitled-5SEKALI lagi, SMA PGRI 3 Bogor membuktikan prestasinya. Eksistensi sekolah favorit ini memang selalu besar berkat segudang prestasi akademik maupun non akademik.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Kemajuan se­tiap sekolah ditentukan oleh per­an seluruh warga sekolah. Meski be­gitu, peran kepala sekolah tentu san­gat berperan dalam menciptakan bu­daya prestasi. Ke­pala sekolah menjadi teladan sekaligus memberi seman­gat segala aktivitas di sekolah baik akademiknya maupun non-akademik. Prinsip itu dibuktikan oleh H. Basuki M, M.Pd, Kepala Sekolah SMA PGRI 3 Bogor dalam menjalankan biduk kepe­mimpinannya di sekolah swasta favorit itu. Melalui teladan prestasi yang diberikan Ke­pala Sekolah, Basuki berharap menjadi moti­vasi untuk mendorong berbagai prestasi yang diciptakan warga sekolah.

Sekolah yang berlokasi di Jl. Kh.Sholeh Is­kandar.No.19 Bogor ini memang tengah me­metik bintang prestasi di bulan ini. Prestasi diawali dan diteladani oleh Basuki yang sebagai salah satu penerima penghargaan The Best Indonesian Leader 2015. Ba­suki sebagai Ketua KONI Kota Bogor, bersama lima belas nama lain menerima penghargaan ini dari Forum Komunikasi Wartawan Indone­sia. Tak lama ke­mudian, ia meraih penghargaan dan menrima sertifikat dan pin emas dari lembaga Citra Karya Pembangunan Indonesia sebagai profesional terbaik tanah air yang masuk dalam 35 orang tokoh terbaik nasional di bidang olahraga. “Ini tentu bukan hanya sekedar kebanggaan, tetapi merupakan bentuk pembelajaran untuk bekerja keras dan disiplin sebagai nilai yang perlu diterapkan ke­pada para siswa,” ujar Basuki kepada BOGOR TODAY.

Benar saja, para siswa dengan berbagai bidang yang berbeda turut mengukir prestasi. Terbaru, prestasi diraih oleh Resa yang lolos sebagai peraih emas cabang pencak silat di Popwilda dan berhak maju dalam Popda Jawa Barat. Se­lain prestasi di cabang silat, para siswa seko­lah ini juga terpilih menjadi pasukan nasional pembawa panji pramuka di HUT Pramuka ke 54 di Cibubur, sekaligus berkali-kali melolos­kan siswa sebagai anggota Paskibraka Kota Bo­gor.

Diungkapkan Erin Hamimmah, salah seorang siswa dari kelas XI IPA 2 yang terpilih sebagai anggota Paskibraka Kota Bogor 2015, prestasi dan pencapaian ini merupakan bekal baginya belajar. “Ini merupakan pengala­man luar biasa dan sangat membanggakan, karena menjadi bentuk pengabdian kepada Kota Bogor dan bangsa Indonesia,” ujarnya. Ditegaskan pula oleh Arnold Kristian Pu­tra, lelaki kelahiran Surabaya 15 April 1998 yang setahun lalu juga menjadi Paskibraka Kota Bogor 2014, dirinya melihat terpilihnya siswa sebagai anggota Paskibraka tidak hanya kebanggaan. “Ini salah satu bentuk tanggung­jawab besar dari pemuda Indonesia kepada bangsanya,” tegas Arnold. Di bawah naungan Paskibra Puratista (Putra Putri Otto Iskandar Dinata), mereka mengukir berbagai prestasi untuk sekolahnya.

Sedangkan Raden Ajeng Tasya O.P.H, siswa kelas XI IPS 1 juga merasakan kebang­gaan yang sama sebagai anggota pasukan pen­gibar panji pramuka. “Ini merupakan bentuk kiorah generasi muda yang sangat positif bagi kami sebagai pelajar,” ungkapnya.

Prestasi hebat juga dibuktikan oleh Fauzi Amallul, siswa kelas XII IPA 1, kelahiran Bo­gor 25 Mei 1998 yang aktif di Pramuka, Pencak Silat, Rohis, Marawis dan OSIS. Baru-baru ini, ia menjadi Komandan Upacara HUT Saka Bakti Husada Nasional ke-30 pada 14 Agustus 2015 di Kementrian Kesehatan dan berhadapan lang­sung dengan inspektur upacara langsung, yai­tu Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek. “Tu­gas itu melatih diri kita untuk tampil sebagai penerus bangsa yang berani, bernilai disiplin dan merupakan bagian dari picu positif untuk mengembangkan prestasi,” katanya.

Sementara, Ardi Pratama, siswa kelas XII IPA 2 merasa termotivasi untuk melahirkan prestasi besar bagi sekolahnya dengan berb­agai kegiatan dan ekstrakurikuler yang diikuti­nya. “Banyak ekstrakurikuler yang menjadi wahana untuk pelajar menciptakan prestasi. Selain sebagai kebanggaan sekolah, hal ini juga merupakan pengembangan karakter bagi siswa,” tuturnya. Wakil Kepala Sekolah SMA PGRI 3 Kota Bogor, Sutrisna, S.Pd melihat se­mangat para pelajarnya sebagai bentuk bukti kualitas pendidikan yang diterapkan di seko­lahnya. “Ini merupakan upaya bersama yang perlu dijaga,” ujarnya.