116486_hpRODA itu berputar. Persikabo yang dahulu dihuni oleh pemain selevel ISL dan bertekad untuk naik kasta. Na­mun kini terseok dan mati suri di tengah carut marut­nya kondisi kompetisi sepakbola Tanah Air

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Kisah masa lalu tersebut kembali dikidungkan oleh mantan punggawa Persikabo Bogor yang saat ini memperkuat Bali United, Bobby Satria usai dibekap cedera berkepanjangan. Bobby Satria per­lahan mulai kembali ke performa terbaiknya. Sempat tenggelam karena perfomanya yang terus me­rosot, bek tengah berusia 29 tahun ini kembali bersama Bali United Pusam.

Bukan itu saja, pelatih Indra Sjafri menaruh kepercayaan besar kepada Bobby dengan memberi­kan ban kapten ke pemain asal Padang ini. Sebagai pemain senior, pemain yang pernah memperkuat enam klub berbeda ini sadar harus bisa memberikan contoh.

Bobby mengaku berkesan den­gan momen saat menjadi bagian dari tim berjuluk Laskar Pajaja­ran tersebut. “Pertimbangan saya karena Persikabo memiliki target lolos ke ISL dan ada juga pemain-pemain kualitas ISL yang ingin membawa Persikabo naik ke kom­petisi kasta utama. Tujuan saya kalau Persikabo bisa naik kasta berarti bisa mengharumkan nama pribadi sendiri,” katanya.

“Waktu itu di Persikabo kuali­tas timnya tidak kalah dengan tim ISL, ada Supriyono, Budi Sudar­sono, Rudi Widodo, dan pemain asing Aldo Barreto. Tapi semuanya tidak berjalan sesuai harapan,” ucapnya dengan nada kecut.

Kini, Bobby kembali merang­kat dari bawah membangunkem­bali karir sepakbolanya. “Roda itu berputar dan saya merasakan benar hal itu. Saat junior di Timnas Indonesia U-20 dan U-23, ada yang bilang saya akan jadi pemain masa depan. Saat orang menggadang-gadang saya saat junior bakal jadi pemain masa depan, masa-masa setelah itu saya berada di bawah. Alhamdulillah saya tidak putus asa. Insya Allah, sekarang ini akan lebih bagus untuk karier saya ke depan,” akunya.

Bobby pun mengaku masih menyimpan kerinduan merumput bersama skuat tim nasional (Tim­nas) dan Persikabo Bogor. “Tera­khir tahun 2007 (Timnas U-23). Be­rarti tujuh tahun saya sudah absen membela negara. Ya tentu rindu kembali memakai kostum dengan lambang Garuda. Saya juga rindu atmosfer merumput di Stadion Persikabo Cibinong,” tutupnya.