Untitled-14PT Aneka Tambang Tbk (Antam) unit bisnis pertambangan emas (UBPE) Pongkor, Kabupaten Bogor, terus memacu perolehan target penghasilan emas tahun ini. Hingga akhir 2015 nanti, Antam menargetkan mampu menghasilkan 1.460 kilogram (1,46 ton) emas. Sementara perolehan hingga Juli 2015, tercatat sudah membukukan hasil 913 kilogram emas.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

General Manager An­tam UBPE Pongkor, I Gede Gunawan, menjelaskan bahwa tren pencapaian perolehan emas setiap tahunnya me­mang cenderung menurun lantaran kandungan emasnya terus berkurang.

Perseroan memiliki target 2.000 ton ORE per hari yang bisa ditambang dari Pongkor. Untuk satu tahun ditargetkan bisa meraih ORE sebanyak 360 ribu ton, dengan target emas sebanyak 1,46 ton, atau setara 1.460 kilogram (kg).

 “Kadar emasnya sudah berkurang yang ada di dalam ORE (bijih atau endapan dari kumpulan mineral). Sehingga raihan emas mengalami pe­nurunan. Pada posisi Juli ta­hun ini baru mencapai 222 ribu ORE, dari target ORE sebanyak 360 ribu di tahun ini. Sedangkan emasnya baru mencapai 913 kg per Juli, dari target 1.460 kg di tahun ini untuk di Pongkor,” ungkap Gede, kemarin.

Sementara pada 2003, ki­nerja pertambangan emas Antam di Pongkor sangatlah luar biasa. Sebab dari satu ton ORE bisa meraih 12 gram emas. Namun, saat ini karena kand­ungan emas sudah berkurang, dari satu ton ORE hanya bisa meraih enam gram emas.

“Dulu 2003 kita masih bisa dapatkan emas 12 gram dari satu ton ORE. Semakin ter­lihat menipis dimulai pada 2011-2014, satu ton ORE han­ya dapatkan 6-8 gram emas, sekarang satu ton ORE hanya dapat enam gram emas,” tu­tur dia.

Baca Juga :  SMK Muara Ilmu Kota Depok, Gelar Uji Kompetensi di Hotel Asana Grand Pangrango

Berdasarkan data yang di­dapat dari Antam, perseroan pada 2011 meraih ORE se­banyak 358 ribu ton, dengan raihan emas sebanyak 1.987 kg. Selanjutnya pada 2012, ORE yang diraih sebanyak 376 ribu ton, dengan raihan emas sebanyak 1.700 kg. Kemudian, pada 2013 ORE yang diper­oleh perseroan sebanyak 382 ribu ton, dengan raihan emas sebanyak 1.722 kg. Pada 2014, ORE yang diperoleh sebanyak 382 ribu ton, dengan raihan emas sebanyak 1.607 kg.

Tujuh Portal

Lokasi pertambangan di Pongkor ini memiliki tujuh por­tal (pintu) guna memperoleh ORE yang akan diubah menjadi emas. “Di sini ada tujuh portal tambang, portal di sini rata-rata tambang 500 meter dari permukaan laut,” kata Mine Area Permit Antam Pongkor, Siswanto.

Ketujuh portal tambang yang ada di Pongkor, seperti portal utama Main Haulage Level (MHL), portal Tambang Gudang Handak, portal tam­bang Pasir Jawa, portal 515 tam­bang Gudang Handak, portal 2, portal level 600, dan portal level 700.

Adapun dari total tujuh por­tal, setiap portal yang dibangun memiliki waktu yang berbeda-beda, dari 1992-2014. Kemudian pada 1992, Antam membangun portal utama MHL. Portal level 700 dibangun pada 2000, por­tal tambang Gudang Handak dan level 600 dibangun pada 2002.

Baca Juga :  SMK Muara Ilmu Kota Depok, Gelar Uji Kompetensi di Hotel Asana Grand Pangrango

Kemudian, portal 515 tam­bang Gudang Handak dibangun pada 2011, dan yang baru lagi portal pasir Jawa yang diban­gun pada 2014. “Untuk portal tambang Gudang Handak ka­darnya tidak terlalu bagus, bila dibanding portal tambang lain yang ada di sini,” sebutnya.

Bayar Royalti USD1,183 Juta

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengklaim sudah membayar royalti sebesar USD1,183 juta kepada pemerin­tah pusat untuk periode Janu­ari-Juni 2015. Pemerintah pusat kemudian menyalurkannya ke Provinsi Jawa Barat ( Jabar).

“Total royalti USD1,183 juta untuk Provinsi Jabar, Kabu­paten Bogor. Total royalti yang dikumpulkan sejak Januari-Juni 2015, disampaikan kepada Di­rektur Pembinaan Program Mineral Kementerian ESDM,” kata Corporate Secretary Antam, Tri Hartono.

Dana royalti periode Janu­ari-Juni 2015 tersebut, kata Tri, sudah termasuk sisa kompen­sasi yang masih tertunda di Desember tahun lalu. Sehingga dana kompensasi itu dibayar­kan pada semester satu tahun ini. “Jadi memang untuk desen­tralisasi. Ini royalti secara kes­eluruhan yang akan diberikan ke pemerintah daerah (pemda) Jabar, khususnya Kabupaten Bogor,” ungkap dia.

Sebagaimana diketahui, royalti yang telah dianggar­kan Antam selama 2014 untuk Jabar, khususnya Kabupaten Pongkor sebesar Rp33,31 mil­iar. Pembagian royalti sesuai dengan PP No 12 tahun 2014, tentang tarif atas jenis pen­erimaan negara bukan pajak (PNBP). Penganggaran roy­alti diberikan untuk pember­dayaan untuk masyarakat seki­tar.

(MTV/Apri)