Untitled-8PT Cinemaxx Global Pasifik (Cinemaxx) terus berupaya mengepakkan sayap-sayap bisnisnya. Jaringan bioskop yang berada di bawah bendera Lippo Group ini dalam waktu dekat akan membentangkan layar di Bogor atau tepatnya di Lippo Plaza Bogor (brand baru Ekalokasari). Seperti apa?

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Brand & Marketing Communications Man­ager Lippo Plaza Bogor, Roymax Panda­potan, mengatakan bahwa kalau tidak aral melintang, Cinemaxx sudah bisa dinikmati warga Bogor sebulan lagi. “Bulan depan Cinemaxx akan kami soft launching di Lippo Plaza Bogor,” ungkap Roy kepada BO­GOR TODAY, kemarin. Roy menambahkan, bahwa kehadiran Cinemaxx tidak akan menghilangkan bioskop dari brand lain yang telah ada sebelumnya. “Kalau Cin­emaxx lebih menyasar ke segmen premium. Dengan adanya dua bioskop ini, pen­gunjung bisa memilih sesuai selera mau nonton di mana. Yang jelas keduanya memiliki segmen yang berbeda,” ka­tanya.

Cinemaxx sendiri akan memiliki lima studio dengan fasilitas berbeda. Misalnya Cinemaxx Regular yang meru­pakan teater kelas standar dari Cinemaxx. Rata-rata dalam satu studio berisikan 300 kur­si penonton. Kemudian, ada Cinemaxx Gold yang merupa­kan teater kelas premium dari Cinemaxx. Penonton akan di­manjakan dengan kursi yang bisa diatur sesuai kebutuhan pengguna. Makanan juga dise­diakan di kelas ini.

Baca Juga :  Pentingnya Miliki Asuransi Properti, Ini 3 Cara Tepat Memilihnya

Sebetulnya, Cinemaxx juga memiliki kelas Ultra XD yang merupakan kelas yang menjadi ciri khas Cinemaxx. Dalam satu studio berkapasi­tas 500 orang, tayangan film akan dihadirkan dalam layar selebar 25 m. Ultra XD saat ini baru tersedia di Cinemaxx tertentu.

“Keunggulan yang dimiliki Cinemaxx dari bioskop yang sudah ada adalah dari segi big picture big sound. Kualitas su­ara dan gambar sangat baik,” klaimnya.

Roy juga mengatakan bah­wa dengan mengusung brand baru, Lippo Plaza Bogor bisa menjadi pilihan utama ke­luarga untuk berbelanja dan menikmati hiburan. “Banyak tenan besar yang akan ga­bung dengan kami, seperti Starbucks, fashion dan tenan-tenan lainnya. Rencanya kami akan lakukan grand opening di 2016. Brand baru ini lebih modern dan menyesuaikan dengan gaya hidup kaum ur­ban,” tandasnya.

Tembus 1,7 Juta Pengun­jung

Jumlah penonton Cine­maxx telah menembus angka 1,7 juta orang dalam waktu 11 bulan sejak lokasi pertama dibuka pada 17 Agustus 2014. Head of Marketing PT Cin­emaxx Global Pasifik, Infany Suryadji, di Jakarta, Jumat, mengatakan, sejak mengu­mumkan rencana memasuki industri bioskop pada 2013, Cinemaxx atau PT Cinemaxx Global Pasifik telah meluncur­kan pembukaan besar-besa­ran pada 2014.

Baca Juga :  Pilot Project PT Believer, Lapas Paledang Kini Punya Instalasi Air Minum Layak Konsumsi Untuk Ruang Tahanan

Pada 2014 itu, mereka be­rencana membangun hingga 2.000 layar dan 300 kom­pleks bioskop di 85 kota di In­donesia selama sepuluh tahun ke depan. Pembukaan agresif ini, menurut dia, akan men­gukuhkan Cinemaxx sebagai rantai bioskop terbesar dan paling komprehensif di Indo­nesia, dengan proyeksi pe­masukan mencapai 500 juta dolar Amerika Serikat pada 2020 dan satu miliar dolar Amerika Serikat pada 2024.

Hingga akhir 2015 nanti, ia mengatakan, Cinemaxx ber­encana membuka bioskop di beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Serpong, Jambi, Bau-Bau, Cikarang, Lombok, Kupang, Bogor, Manado dan Jakarta.

Hal ini, menurut dia, ben­tuk komitmen perusahaannya menghadirkan hiburan bagi masyarakat Indonesia di selu­ruh penjuru Tanah Air. Tidak hanya itu saja, penetrasi bi­oskop ke berbagai daerah di Indonesia diharapkan akan memberikan kesempatan bagi industri film lokal untuk men­dapatkan penonton baru dari daerah yang belum menda­patkan akses ke bioskop sebe­lumnya, ujar dia.

Sampai dengan saat ini, lanjutnya, bioskop-bioskop Cinemaxx dengan jumlah kes­eluruhan 60 layar bersistem digital telah hadir di beberapa kota di Tanah Air, di antaranya Cinem axx Plaza Semanggi Ja­karta, Cinemaxx FX Sudirman Jakarta, Cinemaxx Palembang Icon, dan Cinemaxx Ponorogo City Center.

(Apriyadi Hidayat)