IMG_1019Menjaring pesepakbola usia di bawah 21 tahun (U-21), Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bogor menggelar turnamen Piala Askab PSSI

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Menghadapi Pekan Olah­raga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018, Askab PSSI Bogor menggelar penjaringan atlet U-21. Proses penjaringan terse­but dikemas dengan format kompetisi yang bakal digelar dalam waktu dekat.

Ketua Askab PSSI Bogor, Hendra Budiman mengatakan bahwa bila tim sepakbola Kabupaten Bogor ingin mengincar target juara umum, maka skuat perlu diperkuat dengan pemain muda. “Sekarang sudah oke, tapi perlu penambahan pemain lapisan ju­nior. Sehingga tiga tahun mendatang pas di masa emas mereka,” katanya.

Terkait kick off, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Turnamen Piala Askab Bogor, Yakub Habe mengatakan bahwa pihak panitia masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Ketua Askab PSSI Bogor. “Sejauh ini kita belum bisa memastikan kapan kick off. Saya berharap dari sini lahir pesepakbola handal putra daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Sosialisasikan DBON, Menpora Bakal Teken MOU Pada Hari Pers Nasional

Dikatakannya, panitia mematok target peserta sebanyak 40 tim sepak­bola. Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 38 kesebelasan dari Bumi Tegar Beriman telah memastikan diri tampil sebagai kontestan di laga tersebut. Dari 38 kesebelasan terse­but bakal terbagi ke dalam delapan grup yang akan bertanding di empat wilayah berbeda.

Lebih lanjut Yakub menambah­kan, seusai turnamen ini akan dibagi menjadi dua divisi. “Awalnya target kita adalah 40 tim yang ambil bagian dalam event ini. Karena nantinya akan dibagi dalam divisi utama, dan prata­ma, setelah Piala Askab PSSI, usai dan dilihat dari peringkat akhirnya,” lan­jutnya.

Sekretaris Panitia Pelaksana (Sek­panpel) Piala Askab PSSI, Agung Nugroho mengatakan, usia pemain dalam kejuaraan ini tidak boleh lebih dari 21 tahun. “Minimal para pemain yang ambil bagian dalam event kali ini adalah kelahiran 1998. Karena kita akan berorientasi pada pembentukan tim Porda Jabar XIII/2018 dimana Ka­bupaten Bogor menjadi tuan rumah. Maka kita perlu mempersiapkan semuanya,” paparnya.

Baca Juga :  Sentul Sirkuit Kembali Gelar Ajang Balap Vespa

Selain itu, setiap klub yang ikut dalam kejuaraan ini diwajibkan men­girimkan enam pemain muda dalam skuad tim yang didaftarkannya ke pa­nitia turnemen. “Tim juga harus men­girimkan enam pemain muda sebagai pembentukan orientasi penyeleksian para atlet sepakbola pada Porda men­datang,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Bo­gor membidik juara umum pada per­helatan Porda Jabar XIII/2018 men­datang. Agung menilai, menjadi juara akan terasa manis jika tim sepakbola sukses meraih medali emas.

“Juara tanpa sepakbola bagaikan sayur tanpa garam. Jadi, tim sepak­bola Porda harus benar-benar siap. Jadi, lewat turnamen ini, saya prediksi akan muncul bibit muda potensial asli Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (*)