alfian mujani 240DARI pintu mana kebahagiaan dan kegembiraan itu akan datang kepada kita? Kita tak pernah tahu. Karena itu, hanya berserah diri pada Sang Pencipta cara terbaik untuk meraih kebahagiaan dan kegembiraan. Kegembi­raan dan kebahagiaan itu pada waktu yang ditetapkan Sang Pen­cipta, bukan pada waktu yang kita tentukan.

Kita harus juga kecewa sebagai pelajaran dasar untuk bisa menyambut bahagia dan gembira. Orang yang selalu bahagia dan gem­bira tanpa pernah menjalani training kecewa, seringkali menjadi monster yang menakutkan dan mudah mengecewakan orang lain.

Kadang kita harus siap memikul kesedi­han untuk bisa merangkul bahagia dan gem­bira dengan rangkulan yang benar. Orang yang bahagia dan gembira tanpa pernah memikul kesedihan akan sulit menakar harga keringat dan nilai air mata orang lain. Kecewa dan sedih itu memang terasa perih, tetapi sangat pent­ing sebagai zona training menuju bahagia dan gembira yang penuh rasa syukur. (*)