
- Berita terkait peristiwa MINA benar adanya. Peristiwa terseÂbut terjadi di Jalan Arab 204 dan waktu terjadi pada 7.30 waktu Arab Saudi, pada saat jemaah akan melakukan lontar Jumrah Aqabah;
- Jalan Arab 204 adalah jalan yang tidak biasa digunakan jamaah haji Indonesia yang tinggal di Mina Jadid. Jalan yang biasa mereka gunakan adalah Jalan King Fahd. Jalan Arab 204 terletak di sebelah kiri Jalan King Fahd. Jadi lokasi kejadian bukan berada pada jalur yang biasa ditempuh jamaah haji Indonesia;
- Jamaah haji Indonesia di Mina terÂbagi dalam 52 maktab, 45 maktab di Harratul Lisan (Mina), 7 makÂtab di Mina Jadid. Jamaah yang tinggal di Harratul Lisan tidak akan melalui jalur Arab 204, tapi melalui terowongan muashim keÂtika akan ke Jamarat. Jadi sangat kecil sekali untuk terjadinya korÂban yang lebih banyak.
- Peristiwa diduga terjadi kareÂna adanya jamaah yang akan melakukan jumrah Aqabah tiba-tiba terhenti di Jalan Arab. KareÂna terhenti, jamaah yang berada pada barisan belakang mendoÂrong jamaah yang di depan seÂhingga berdesakan dan banyak perempuan dan orang tua yang jatuh menjadi korban;
- Untuk memastikan apakah ada korban dari jamaah Indonesia, Tim PPIH sudah turun di tempat kejadian peristiwa (TKP) dan juga di RS Mina Al-Jisr, tempat banyak korban dievakuasi ke rumah sakit tersebut. Berdasarkan info tim di lapangan, ada satu korban jaÂmaah haji Indonesia. Sampai saat ini korban tersebut sedang diÂidentifikasi dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak begitu lama akan segera disampaikan identitas dan kloter asal jamaah haji tersebut;
- Untuk mencegah terjadinya lebih banyak korban, PPIH terus berkoordinasi tidak hanya denÂgan petugas PPIH di lapangan, tapi juga dengan Difa Madani atau semacam badan penangguÂlangan bencana Arab Saudi unÂtuk mendapatkan informasi yang lebih up to date, khususnya pada wilayah-wilayah yang tidak bisa dijangkau PPIH.
- PPIH Arab Saudi sudah sejak awal mengantisipasi kepadatan jamaah yang akan melempar jaÂmarat dengan mengeluarkan laÂrangan untuk melontar jumrah aqabah pada pukul 8.00 – 11.00 tanggal 10 Dzulhijjah. Sebab saat itu adalah waktu di mana jemaah ramai-ramai pergi ke Jamarat untuk melontar jumrah. Untuk tanggal 11 dan 12 Dhulhijjah, jaÂmaah haji Indonesia diimbau unÂtuk tidak melontar jumrah mulai Pukul 13.00 – 16.00;
- Info terkait peristiwa Mina hubungi hotline kami di +966543603154. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















