Untitled-25PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, hari ini dijadwalkan melakukan pertemuan di Gedung Putih, Washington DC. Ini merupakan salah satu agenda Jokowi selama melakukan kunjungan di AS pada 25-28Oktober.

YUSKA APITYA AJI ISWANTO
[email protected]

Menurut laporan kantor berita Reuters pada Minggu (25/10/2015), Obama akan berdiskusi dengan Jokowi terkait isu iklim. Juru Bicara Gedung Putih Eric Schultz mengatakan, kedua pemimpin tersebut juga berbicara kerjasama perdagangan, pertahanan, dan maritim.

Selain bertemu dengan Obama, Jokowi juga akan menemui sekitar 250 pengusa­ha asal negeri Paman Sam. Jokowi juga akan berkunjung ke Silicon Valley, San Fransisco. Di sana Presiden Jokowi akan banyak membahas masalah perkembangan dunia teknologi. Salah satunya ialah masalah pengembangan internet.

Salah satu kesepakatan yang akan diluncurkan padakunjungan nanti adalah MoU mengenai kerja sama maritim antara Indonesia dengan AS. Dengan kesepakatan itu,Indonesia dan AS akan bekerja sama untuk membangunkapasi­tas maritim Indonesia guna mewujudkan lima pilar visimaritim yang diusung oleh Presiden Jokowi kata Dubes RIuntuk AS, Budi Bowoleksono. Kerja sama itu me­liputi berbagai area, seperti keamanan maritim, ekonomi maritim, sumber daya laut dan perikanan, keselamatan navigasi, dan ilmu pengetahuan dan teknologi di­bidang kelautan.

AS sebagai negara dengan kekuatan maritim terbesar dunia akan menjadi mi­tra yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalahpembangunan infrastruk­tur maritim seperti tol laut yang selalu di­tekankan oleh Presiden Jokowi. Kerja sama dengan AS jugamencakup aspek tersebut tutur Budi.Selain kesepakatan di bidang maritim, kunjungan Jokowi ke ASjuga akan menjadi momen peluncuran berbagai kerja samalain, seperti di bidang pertah­anan, energi, dan penerbangan.

Baca Juga :  Sunan Kalijaga Polisikan Manajemen Holywings, Ini Penyebabnya

Tujuan utama meningkatkan kerja sama bilateral Indonesia-AS terutama di bidang investasi, ekonomi dan ekono­mi kreatif ujar Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Bandara HalimPerdan­akusuma, Jakarta Timur. Kunjungan di San Fransisco, Silicon Valley, tujuan utama kita adalah ingin membangun poros teknologi dan melihat langsungsukses Amerika Seri­kat dalam mengembangkan ekonomi digi­tal dan kreatif. Manfaat dari ekonomi digital dan kreatif ini nantinya dapat di­rasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di pedesaan.

Selama kunjungan di AS lima hari mendatang, Presiden Jokowi memastikan akan tetap memantau kondisi di tanah air, termasuk mengenai bencana asap. Ia telah menugaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melakukan tugas-tugas ken­egaraan khususnya menyangkut masalah kebakaran hutan dan lahanyang menim­bulkan kabut asap.

Saya telah meminta wakilpresiden dibantu menkopolhukam dan menteri terkait untuk mengambil langkah-lang­kah yang diperlukan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan gambut serta asap ujarnya. Terpisah, Sekretaris Kabi­net Pramono Anung menjelaskan,dalam pertemuan dengan Presiden AS Barack Obama, PresidenJokowi akan membahas soal peran strategis Indonesia–AS dalam percaturan dunia global, dan persoalan-persoalan yang menyangkut politik, eko­nomi, kerjasama dan sebagainya.

Kunjungan di timur, yaitu secara resmi Presiden akan bertemudengan Presiden Obama, juga dengan pimpinan parlemen danjuga para menteri kelompok lobi. Semata-mata saling membahas dengan bagaimana peran Indonesia–Amerika dalam percaturan dunia global. Dan juga penandatanganan memorandum of un­derstanding, kerja sama di bidang hankam, perhubungan dan macam-macam ujarnya.

Baca Juga :  Zodiak Cancer pada Minggu Ini

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), So­fyan Djalilmengatakan, beberapa orang menteri yang ikut serta dalam kunjungan kenegaraan ini dijadwalkan melakukan pertemuan dengan menteri terkait serta para pengusaha di Amerika Serikat.

Sebenarnya (menteri) yang relevan semuanya hadir. Kalau Pak Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika) berangkatlangsung ke California, mau persiapan pertemuan denganmasyara­kat IT. Kemudian Pak Darmin Nasution (Menteri Koordinator bidang Perekono­mian) nanti presentasi tentangkondisi ekonomi. Menteri Keuangan gak bisa ikut karena RAPBN2016 belum diketok DPR ujar Sofyan Djalil.

Selain Darmin dan Rudiantara, be­berapa menteri yang ikutdalam kunjun­gan kenegaaraaan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perda­gangan Thomas Trikasih Lembong, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Ter­tinggal dan Transmigrasi MarwanJafar.

Presiden Jokowi melakukan kunjun­gan kenegaraan ke Amerika Serikat mulai 24 hingga 30 Oktober 2015, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan ber­jenis Boeing Bussines Jet 2 (BBJ2). Pesawat ini transit di Abu Dhabi dan Amsterdam, baru kemudian terbang ke Washington DC. Jika lewat jalur komersialtotal waktu penerbangan Jakarta-Washington sekitar 23 jam dengan satu kali transit, maka perjalanan Pesawat Kepresidenan lebih lama, totalnya mencapai 27 jam 30 menit­dan dua kali transit.

Model perjalanan menurut Pra­mono Anung lebih murah dibandingkan menyewa pesawat komersial. Memang beliau sangat ingin perjalanan itu ngirit. Dibandingkan dengan jalurkomersial, Presiden ingin lebih irit ujarnya. (*)