dr-Donny-Gunawan-SpOGKasus kelahiran bayi kembar prematur kerap terjadi. Bayi Anda prematur? Jangan bersedih, hal yang penting adalah harus bersabar untuk merawat dan memberi perhatian khusus. Kontak kulit antara ibu dan buah hati baik untuk pembentukan imunitas bayi

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Menangani bayi kembar pre­matur pada dasarnya sama dengan menan­gani bayi prematur pada um­umnya. Bayi prematur mengal­ami perkembangan yang tidak sama dengan bayi normal, mu­lai dari berat badannya lebih rendah, sistem pencernaan be­lum sempurna, hingga sistem pernafasannya terganggu dan membuat si kecil sulit bernafas.

dr Donny Gunawan, SpOG mengatakan bahwa biasanya bayi prematur ditempatkan dalam NICU (Neonatal Intensive Care Unit), se­buah ruang perawatan khusus guna mengo­bati dan mencegah ter­jadinya kegagalan or­gan. Dengan teknologi dalam NICU tersebut, suhu dan cahaya diatur sedemikian rupa yang sesuai dengan kondisi bayi.

Baca Juga :  Cara Mencegah Penyakit Jantung

Selain itu, juga ada tim dokter maupun perawat yang mengontrol perkembangan si kecil sehingga bayi dapat sur­vive pada hari, minggu, hing­ga bulan pertama kelahiran mereka sampai si bayi sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan luar. “Yang mem­bedakan, bayi prematurnya ada dua,” katanya sembari ter­kekeh.

Setelah bayi dianggap se­hat, bayi tersebut biasanya diijinkan pulang ke rumah oleh pihak rumah sakit. Lan­tas, apakah bayi Anda sudah sehat betul? “Jawabannya be­lum. Orang tua, khususnya sang ibu harus memperhatikan perkembangan si kecil sedetail mungkin,” tegasnya.

Anda harus merawat si kecil dengan memperhatikan apa yang diperlukan. Mulailah dengan mencari tahu apa saja komplikasi yang dialami bayi Anda. perhatikan setiap pe­rubahan entah kemajuan atau kemunduran dan crosscheck dengan dokter. “Semakin Anda tahu banyak, semakin mudah Anda merawatnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Jangan Anggap Sepele Gejala Masuk Angin, Atau Nyawa Taruhannya

Selain itu, lanjutnya, p e r ­banyak konsumsi susu pada bayi terutama ASI sebagai pemberi nutrisi yang baik. Jika bayi Anda belum mampu menghisap ASI, berikan dalam bentuk lain, seperti dikop dan ditaruh botol ,atau disimpan dengan suhu tertentu unutk penggunaan selanjutnya.

Tanyakan pada dokter jika bayi Anda memerlukan suple­men tertentu dari susu formula atau yang lainnya. Terakhir, perbanyak waktu Anda den­gan si kecil. kontak kulit bisa meningkatkan kedekatan Anda dengan si kecil. (*)