A1-PIPA-PDAM-2BOGOR, TODAY — Kerja keras dan kerja cepat Tim PDAM Tirta Pakauan akhirnya berbuah manis. Kebocoran pipa distribusi 21” di Jalan Surya Ken­cana Kota Bogor, dapat diatasi lebih cepat dari yang direncanakan. Pipa buatan Australia tahun 70-an itu ram­pung diperbaiki pada Rabu (30/9) pukul 01:00 dinihari, dari perkiraan awal pukul 04:00. Gangguan layanan pun berhasil diminimalisir.

Perbaikan pipa jenis Cast Iron Cement Lined (CICL) ini dimulai pada Selasa malam (29/9) pukul 20:00. Namun sejam sebelumnya, tim dari Sub Bagian Penga­liran menghentikan aliran air dari katup (valve) di depan Apotik Pelita untuk pema­sangan rubber ring yang menjadi sumber kebocoran. Titik bocor sendiri berada di depan BCA Suryakencana. sebelum per­simpangan Jalan Roda dan Gang Aut.

Tim Sub Bagian Penanggulangan Ke­bocoran 24 personel bekerja bergantian mengikis sela pipa dan memasang rubber ring yang baru. Diketahui karet pada gibault joint tidak terpasang sempurna pada saat pemasangan awal sekitar 40 tahun silam.

“Jadi saat awal pemasangan dulu, sela-sela antar sambungan pipa itu tidak rata. Yang bagian atas terlalu renggang, yang bawah terlalu rapat. Sehingga air keluar dari celah-celah karet itu,” jelas Kepala Sub Bagian Penanggulangan Kebocoran PDAM Kota Bogor, Dani Rakhmawan, Rabu (30/9/2015).

Pengerjaan berlangsung cepat karena sebelumnya PDAM melakukan simulasi perbaikan, baik metode maupun aksesoris yang akan dipakai. Hasilnya sangat me­muaskan, karena pengerjaan perbaikan hanya memakan waktu lima jam, dari ren­cana awal delapan jam.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Untung Kurniadi mengapre­siasi kerja keras jajarannya di lapangan. Dia memantau langsung lokasi perbaikan bersama Plt Direktur Teknik H. Deni Surya Sanjaya, Kepala Bagian Perencanaan dan Pengawasan Teknis Jamalis, Kepala Bagian Pelayanan Pelanggan Tutiek Heriyati dan sejumlah pejabat PDAM lainnya.

“Alhamdulillah setelah perbaikan sele­sai dan air dialirkan kembali, tidak ada ke­bocoran di gibault joint itu. Artinya, paso­kan air ke pelanggan kembali normal, lebih cepat dari perkiraan kita sebelumnya,” kata Untung. “Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah bekerja keras di lapangan,” lanjutnya.

Pengerjaan perbaikan ini juga men­dapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Sopian Ali Agam. Politisi Partai Gerindra ini ingin melihat langsung proses perbaikan pipa di jalur VVIP ini.

“Saya sebagai wakil rakyat sekaligus pelanggan PDAM merasa perlu meninjau langsung perbaikan. Apalagi ini mencakup hajat hidup masyarakat Kota Bogor,” kata Sopian.

Pasokan Air Pulih

Pasokan air bersih ke pelanggan pasca gangguan pengaliran akibat dampak per­baikan pipa bocor di Jalan Suryakencana (Surken) Kota Bogor kembali pulih Rabu (30/9/2015) siang. PDAM Tirta Pakuan mampu meminimalisir gangguan pen­galiran karena perbaikan pipa distribusi utama selesai lebih cepat dari yang diren­canakan.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan memastikan, gangguan pasokan air bersih ke pelanggan di Zona III sudah teratasi se­luruhnya pada Rabu siang. “Sebenarnya pada pukul 09:00, pasokan air ke Zona III sudah pulih 70 persen. Sisanya di daerah Cimahpar, sebagian Vila Duta dan Griya Soka sedang menunggu airnya mengisi ke sudut-sudut pipa, karena memang perlu proses pengalirannya. Kemungkinan agak siangan airnya terisi penuh,” kata Untung.

Meski demikian, dia mengintrusikan jajarannya agar tetap waspada untuk men­gatasi keluhan dari pelanggan. ”Biasanya setiap ada perbaikan pipa, pelanggan selalu mengeluh air di rumahnya keruh, berbuih, atau berbau. Makanya, kami per­intahkan Sub Bagian Laboratorium untuk siaga,” kata Untung.

Terkait pasokan air ke Istana Bogor, Untung menegaskan tempat tinggal Pres­iden Joko Widodo dan keluarganya itu tidak mengalami gangguan pengaliran. Sebelum perbaikan pipa Cast Iron Cement Lined (CICL) tersebut dilakukan, PDAM telah terlebih dahulu merekayasa jaringan perpipaan dengan memasang pipa cadan­gan yang dikoneksikan dari pipa distribusi lain. “Namun untuk antisipasi, kita telah menyiagakan satu unit mobil tangki khu­sus,” kata Untung.

Begitu pula di RSUD Kota Bogor. Tim dari Sub Bagian Pengaliran dan Jaringan mengerahkan satu unit tangki air pada Se­lasa malam (29/9) untuk mengisi ground­tank di area RSUD.

(Humas)