Untitled-3Kondisi ekonomi nasional yang masih belum pulih, membuat pasar properti lesu. Dampaknya, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) mengalami penurunan laba bersih pada sembilan bulan pertama tahun 2015. Laba perusahaan properti ini anjlok 92% dari Rp 818,918 miliar menjadi Rp 62,578 miliar di kuartal III-2015.

Oleh : Alfian Mujani
[email protected]

Angka penjua­lan juga tercatat turun dari Rp 2,823 triliun menjadi Rp 2,169 triliun di kuartal III-2015. Laba bruto juga turun sebesar 2% menja­di Rp 1,670 triliun di kuartal III-2015 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,705 triliun. Sementara marjin laba bruto naik dari 60% menjadi 77%.

“Peningkatan marjin laba bruto Alam Sutera tahun ini berasal dari penjualan kav­ling tanah,” ujar Direktur Alam Sutera Joseph S Tjong dalam Investor Summit 2015, di Gedung BEI, Jakarta, Se­lasa (10/11/2015) kemarin.

Pendapatan kavling tanah mengalami pertumbuhan sebesar 53% menjadi Rp 1,601 triliun di kuartal III- 2015 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,047 triliun.

Sementara itu, pembangunan proyek gedung bert­ingkat yaitu The Prominence dan The Tower juga masih tetap berjalan sesuai ren­cana, direncanakan selesai pada kuartal IV-2015. The Tower direncanakan selesai pada kuartal III-2016. Alam Sutera juga merencanakan serah terima produk di Pasar Kemis pada 2016.

“Kami sangat mengapresia­si pemerintah yang baru-baru ini telah menerbitkan paket kebijakan deregulasi dalam upaya memperbaiki iklim in­vestasi di Indonesia, ini ber­dampak positif bagi kinerja kami di 2016,” ujar Joseph.

Alam Sutera merupakan sebuah kawasan terpadu (mixed-use development) yang berdiri di atas lahan se­luas lebih dari 800 hektare di wilayah Serpong–Tangerang. Kawasan yang mulai dikem­bangkan sejak tahun 1994 lalu oleh konglomerat tekstil The Ningking ini telah men­jelma menjadi sebuah kota mandiri yang mapan, dina­mis dan menjadi primadona di wilayah barat Jakarta.

Terdiri dari kawasan residensial serta area komer­sial yang terintegrasi dengan fasilitas pendukung lainnya, kawasan Alam Sutera meng­hadirkan sebuah kenyamanan, sekaligus kemuda­han hidup yang sulit ditemui di kawasan lain. Berbagai fasilitas berkualitas premi­um mulai dari pendidikan, hiburan, kesehatan, hingga pusat perbelanjaan telah hadir dan melengkapi ka­wasan ini.

Hadirnya akses tol Alam Sutera di km 15 tol Jakarta- Merak, yang diluncurkan September 2009 membuat Alam Sutera menjadi lebih dekat dan mudah dijangkau dari Jakarta. Tak hanya itu, aksesibiltas yang baik terse­but juga mampu menyedia­kan manfaat baik dari aspek sosial maupun ekonomi bagi Alam Sutera dan sekitarnya.

Hingga saat ini terdapat 32 (tiga puluh dua) cluster perumahan di Alam Sutera, masing-masing terdiri dari 150 hingga 300 unit rumah. Jumlah populasi pun tercatat sekitar 4.500 keluarga dan akan terus bertambah sesuai dengan perkembangan ka­wasan yang pesat.