Foto : Kozer
Foto : Kozer

BOGOR, TODAY – Sedikitnya 1.000 warga Ke­camatan Ciomas mendapat pengobatan gratis yang diselenggarakan ikatan alumni SMAN 1 Bo­gor angkatan 1985, akhir pekan lalu.

Tidak tanggung-tanggung, tim dokter terdiri dari 26 orang yang terdiri dari 14 dokter spesia­lis dan 12 dokter umum dikerahkan untuk me­layani masyarakat dari 10 desa se-Kecamatan Ciomas.

Sebagai warga Ciomas, Bupati Bogor, Nurhayanti pun menyambangi pengobatan gratis ini dan siap meningkatkan kualitas pelay­anan kesehatan di Bumi Tegar Beriman.

“Kami tingkatkan terus sarana dan prasa­rana serta mutu pelayanan kesehatan di Kabu­paten Bogor,” kata dia.

Baca Juga :  Rumah Sakit Islam Aysha Bogor Satu-satunya Rumah Sakit Dengan Konsep Pendidikan

Ia melanjutkan, puskesmas yang ada di setiap kecamatan harus menyediakan rawat inap yang saat ini sudah mencapai 25 puskes­mas.

“Pelayanan kesehatan di RSUD juga akan terus ditingkatkan kok,” sambungnya.

Yanti menambahkan, giat semacam ini da­pat membantu meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Bogor yang sam­pai tahun 2014 sudah mencapai 70,3 tahun.

“Angka harapan hidup harus terus menin­gkat. Sehingga target kita melebihi pusat dan juga provinsi dapet terealisasikan sesuai yang direncanakan mencapai 72 tahun,” kata nenek dua cucu ini.

Baca Juga :  Sempat Cekcok, Kasus Remaja Main Gitar Berakhir Damai

Sementara Ketua Pelaksana pengobatan gra­tis, Anda Rukanda menjelaskan, giat yang ber­pusat di aula Kecamatan Ciomas ini juga meny­ambangi rumah-rumah warga.

“Giat semacam ini sudah ada sejak tahun 2012 dan dilakukan secara rutin. Kalau di Bogor, sudah kami lakukan di Cinangneng dan Ciomas. Pernah juga di Medan dan Padang,”kata Ru­kanda.

Ia menjelaskan, setiap pasien dikelompok­kan sesuai dengan penyakitnya. “Untuk pend­erita hernia dan katarak, langsung dioperasi di RS Lippo Cikarang. Sedangkan penderita gizi buruk, akan diberi CSR untuk perawatan lanju­tan,” pungkasnya.

(Rishad Noviansyah)