Sarpras SMK 1 Dasa Semesta Diverivikasi

Untitled-8BOGOR, Today – Instrumen standar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dasa Semesta 1 Bogor diverifikasi Tim Accesor Akreditasi Bandung, Rabu (17/11/2015). Hal ini untuk me­ningkatkan mutu dan kualitas bela­jar mengajar di sekolah itu.

Sebelum penilaian, rombongan tim accesor disambut dengan apre­siasi seni seperti tarian tradisional, pencak silat yang ditampilkan oleh siswa-siswi SMK Dasa Semesta 1.

Anggota Tim Accesor Akredi­tasi Bandung, Wawan Gunawan menjelaskan, penilaian ini dilaku­kan rutin setiap empat tahun sekali demi mendongkrak kekurangan yang ada di sekolah.

“Saya ingin semuanya dilaku­kan secara terbuka. Artinya, ketika belum ada atau belum dilakukan katakanlah secara terbuka dan jan­gan sampai ditutup-tutupi,” kata Wawan.

BACA JUGA :  Wali Murid di Sukaraja Keluhkan Sistem SPMB Kabupaten Bogor 2026

Wawan melanjutkan, dari hasil pengumpulan fisik selama dalam kurun empat tahun, tim menan­yakan delapan standar instrumen sekolah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu sekolah itu sendiri.

“Yang menjadi poin utama dalam penilaian diantaranya sep­erti standar isi, proses, kelulusan, tendik (tenaga pendidik), sarana prasana, pengelolaan, standar keuangan atau pembiayaan dan pe­nilaian,” jelas Wawan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Dasa Semesta 1 Bogor, Nanang Sunarya mengapresiasi proses pe­nilaian yang dilakukan oleh Tim Accesor Akreditasi. Dengan pe­nilain tim, ia berharap SMK Dasa Semesta 1 bisa kembali meraih nilai-nilai yang baik, seperti nilai yang diberikan tahun-tahun sebel­umnya.

BACA JUGA :  Kemdiktisaintek Siapkan Bantuan Operasional untuk Perguruan Tinggi Swasta, DPR Beri Dukungan Penuh

Ia sangat optimis, sekolah yang dipimpinnya akan kembali meraih predikat akreditasi A. Terlebih, sejak berdiri 14 tahun lalu, keleng­kapan sekolah sudah mencapai 87 persen. Artinya pencapaian stan­dar sekolah hanya beberapa lang­kah saja.

“Ini penilaian ketiga yang di­lakukan 4 tahun sekali. Tahun 2005 kami mandapatkan nilai B, tahun 2010 mendapatkan nilai A. Saya berharap penilaian yang dilakukan sekarang mudah-mudahan kem­bali memuaskan,” ungkap Nanang Suryana.

(Latifa Fitria)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================