Untitled-10BOGOR TODAY – Kinerja Kejak­saan Negeri (Kejari) Bogor terus disoroti instansi-instansi jaksa dalam mengungkap kasus ko­rupsi di Kota Bogor. Salah satu yang menjadi perhatian publik yaitu kasus mark up anggaran pembelian lahan di kawasan Jambu Dua, untuk relokasi Ped­agang Kaki Lima (PKL).

Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan ( Jamwas) Widyo Pramono, mengaku, terus me­mantau kinerja Kejari Bogor dalam menangani kasus. Selu­ruh bidang dan seluruh seksi sampai sekarang masih terk­endali. Ia menambahkan, saat ini khususnya Kajari Bogor, ka­tarina Endang Sarwestri dapat memimpin dengan baik. “Keb­etulan katarina anak buah saya sewaktu di pengawasan. Itu­lah pemimpin kejaksaan yang baik,” kata dia, di Kejari Bogor, kemarin.

Baca Juga :  Program Zero Stunting, IDI Jabar Gelar Pelatihan Sasar Dokter Umum

Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus ( Jampidsus) itu, menjelaskan, untuk penanga­nan kasus di Kota Bogor, tetap dalam pantauan pihaknya. Ia menegaskan, untuk kasus be­sar atau kasus kecil itu yang penting bagaimana mengelola perkara yang baik dan tidak ada kesalahan dilapangan. “Artinya jaksa-jaksanya ama­nah dalam menjalankan tugas. Untuk kasus korupsi artinya tetap saya pantau. Keselurahan untuk bogor terpantau dengan baik untuk sekarang,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi Kejaksaan RI, Erna Rat­na Ningsih, menjelaskan, un­tuk masalah di Kota Bogor, se­baiknya para penggiat hukum dan ingin melaporkan jika ada kejanggalan, bisa melayangkan surat ke Komisi Kejaksaan RI. Ia menegaskan, jika ada surat ad­uan pihaknya akan membawa ke rapat pleno, untuk menin­dak lanjuti hasil laporan oleh masyarakat. “Kita berharap ada data-data yang valid untuk kami tindak lanjuti,” kata dia, di Hotel Salak, kemarin.

Baca Juga :  Satu Tahun Bertugas di Papua, 400 prajurit Elit TNI 315/Garuda Tiba di Bogor

Menurut Erna, jika ada ka­sus di Bogor seperti perkara Jambu Dua, pihaknya akan mengawasi secara keseluru­han. Namun sampai saat ini belum ada laporan yang men­gadukan masalah Jambu Dua. Ia juga menegaskan, apabila ada laporan masuk terkait perkara Jambu Dua, pihaknya akan selalu sigap ditiap aduan yang masuk ke Komisi Kejak­saan RI.

“Untuk masyarakat Bogor jika ada yang ingin menyampai­kan aduannya, segera laporkan ke kami,” tuntasnya.

(Rizky Dewantara)