21331SIDOARJO, Today – PS TNI kembali melanjutkan tren positif mereka pada grup C turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS).

Itu setelah, mereka meraih ke­menangan ketiga di ajang ini dengan menaklukkan Persela Lamongan dengan skor 4-2, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (24/11) malam.

Dengan hasil ini, PS TNI kokoh di puncak klasemen grup C dengan delapan poin. Meski begitu, Mana­hati Lestusen dan kawan-kawan ma­sih belum aman untuk lolos ke babak selanjutnya.

Mengingat, raihan poin mereka masih bisa dikejar Pusamania Bor­neo FC, Persib Bandung, dan Sura­baya United. Namun setidaknya, pel­uang mereka untuk lolos lebih besar dengan kemenangan ini.

Sebaliknya, peluang Persela un­tuk lolos ke babak selanjutnya dipas­tikan tertutup, lantaran kalah tiga kali berturut-turut dalam waktu normal. Imbasnya, sementara ini mereka be­lum mendapatkan satu pun poin.

Baca Juga :  Resep Membuat Pastel Basah Empuk

Dengan kemenangan ini, PS TNI berhasil mengoleksi delapan poin. Mereka sudah berada di titik aman dan membuktikan sebagai tim am­atir yang mampu bersaing dengan tim-tim profesional.

Persela sendiri menjadi klub pro­fesoinal ketiga yang menjadi korban PS TNI karena sebelumnya sudah ada Surabaya United dan Pusamania Bor­neo yang dikalahkan oleh mereka.

PS TNI secara mengejutkan tampil sebagai pemuncak Grup C turnamen Piala Jenderal Sudirman dengan me­lewati tiga pertandingan sejauh ini tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Seperti diketahui, PS TNI menga­wali kampanye dengan kemenangan 2-1 atas Surabaya United, membung­kam Pusamania Borneo FC 6-5 lewat adu penalti, serta yang terkini, Selasa (24/11) malam WIB, mereka sukses menghajar Persela Lamongan 4-2.

“Kami bersyukur karena ke­menangan pada pertandingan lawan Persela memberikan kesempatan bagi kami untuk dapat melanjutkan lang­kah ke babak selanjutnya,” ujar pelatih Suharto AD usai meladeni perlawanan Persela di Gelora Delta Sidoarjo.

Baca Juga :  Mayat Membusuk Ditemukan di Tumpukan Ranting Kayu di Sungai Cibinuangeun Malimping

Persela sebenarnya adalah tim berkualitas dan memiliki kolektivitas permainan yang baik. Tapi hari ini mereka tidak terlihat seperti biasan­ya. Mungkin itu yang membuat bisa meredam permainan mereka.

Menanggapi hasil tiga kemenan­gan beruntun yang dicapai PS TNI, Suharto menyatakan tidak ada resep khusus dalam metode pelatihannya yang dilakukan sebagaimana lay­aknya klub sepakbola pada umum­nya, hanya saja dibumbui dengan penekanan karakter secara militer.

“Program latihan ya sama seperti kebanyakan tim sepakbola tapi tetap saya tekankan pembetukan karak­ter secara militer, bermain dengan penuh semangat juang, ngotot dan sikap tidak mau kalah. Itu yang selalu saya tekankan kepada para pemain,” pungkas juru taktik yang juga pernah menangani PSMS Medan.

(Imam/net)