Untitled-4LONDON, Today – Keraguan sempat mencuat saat Tottenham mengawali musim dengan kekalahan. Gol bunuh diri Kyle Walker memberi kekalahan bagi Tottenham pada laga pembuka musim ini saat melawat ke Old Trafford, markas Manchester United (8/8/2015) lalu.

Usai laga tersebut, kekalahan seolah menjauh sudah menjalani 12 laga Premier League dendari The Lily White. Mereka saat ini tercatat gan status unbeaten atau tidak terkalahkan.­

Dari 12 laga tak terkalahkan tersebut, Harry Kane dan kolega mampu mengemas 6 kemenangan dan enam pertandingan lain be­rakhir imbang.

“Kami telah memainkan sepakbola yang sangat agresif, kami kuat di pertahanan, kami menguasai pertandingan dan saya pikir kami adalah tim dimana semua tim lain tidak in­gin melawan kami,” beber salah satu pemain kunci Tottenham musim ini, Eric Dier kepada Sport Mole.

Berkat hasil tak terkalahkan tersebut, kini skuad asuhan Mauricio Pochettino berada di peringkat ke-5 tabel klasemen dengan 24 poin. Hanya terpaut dua angka dari Arsenal yang berada di empat besar.

Spurs kini ada di posisi kelima klasemen dengan 24 poin, hanya selisih dua angka dari Arsenal di posisi empat besar. Memasuki musim keduanya bersama Spurs, Mauricio Pochettino mulai menunjukkan tajinya dan beberapa pemain mulai nyetel dengan tim, khususnya Erik Lamela.

Wajar jika Spurs kini mulai digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara. Meski begitu, Redknapp yang pernah mem­bela klub London Utara itu sedari 2002 hing­ga 2005, menilai Spurs belum siap jadi juara meski posisi empat besar masih jadi target realistis untuk mereka.

“Saya pikir mereka tidak akan jadi juara liga, tapi saya rasa mereka bakal menargetkan finis empat besar,” ujar Redknapp kepada Sky Sports. “Saya pikir mereka tidak cukup bagus dan banyak tim yang lebih bagus. Tanpa me­nyampingkan apa yang sudah mereka laku­kan sampai saat ini di mana itu fantastis, tapi saya rasa mereka tidak siap untuk menjadi juar aliga. Mereka memang tengah tampil ba­gus dengan para pemain muda ini dan mer­eka pasti akan menurunnya performanya, tapi jelas mereka bisa finis empat besar,” sambungnya.

Selama tampil di Premier League, finis tertinggi Spurs adalah di musim 2009/2010 saat mereka ada di posisi keempat dan lolos ke Liga Champions.

(Rishad/Net)