Untitled-3JENDELA dunia, itulah sebuah isyarat yang sering dikatakan oran, terutama saat memasuki sebuah perpustakaan. Tak ketinggalan, Kota Bogor pun memiliki Perpustakaan Umum yang mengoleksi 35.000 judul buku berbeda, baik berupa novel, filosofi, dongeng hingga sejarah.\

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Namun, perpustakaan yang berdiri di bilangan Jalan Pemuda atau dalam kawasan GOR Pajajaran itu masih ke­sulitan untuk menarik minat baca ma­syarakat Bogor untuk berkunjung mes­ki memiliki koleksi buku dan fasilitas yang cukup baik.

“Memang sangat disayangkan bila dengan kelengkapan fasilitas seperti ini, tidak dimanfaatkan dengan baik,” ucap Kepala Kantor Perpustakaan Umum Kota Bogor, Nurhasanah.

Berbagai upaya pun terus dilakukan untuk menarik masyarakat sadar akan pentingnya membaca dan mengunjungi perpustakaan ini.

Baca Juga :  Uji Kemampuang Santri, MDT Al Haya Gelar Imtihanussanah

“Sebelumnya kami terus meningkat­kan intensitas program Perpustakaan Berjalan. Dimana dengan menggunak­an mobil, kita bisa menggapai sekolah-sekolah guna mengadakan kegiatan membaca disana,” paparnya.

Selain itu, keseriusan pihak Per­pustakaan Umum dalam membina serta mencerdaskan SDM kota Bogor ialah dengan memberikan buku-buku ke lem­baga bacaan masyarakat yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kota Bogor

“Itu semua memang program kita untuk menggapai masyarakat langsung, dan semoga itu menjadikan keinginan serta kegemaran membaca dari pada warga Kota Bogor sendiri meningkat. Lantaran sangat sayang sekali bila fasili­tas seperti ini tidak dimaskimalkan,” tandasnya. Meski begitu, setiap hari ma­sih bisa dijumpai pengunjung yang ingin meluangkan waktunya untuk membaca buku di Perpustakaan Umum Kota Bogor.

Baca Juga :  Guru Honor di Bogor Terima Kenaikan Insentif  

Salah satunya Candra, warga Pasir Kuda, Bogor ini memang sengaja datang untuk menikmati berbagai buku bacaan yang tersedia di sini.

“Saya memang rutin datang. Bisa dibilang, koleksi judul buku disini luma­yan lengkap. Terlebih dengan fasilitas ruang baca yang sangat memadai, me­nambah suasana menjadi lebih tenang,” katanya.

Sebuah harapan terlontar dari mu­lut Candra, dimana ia memberikan ma­sukan kepada Pemerintah Kota Bogor, agar lebih memperhatikan salah satu fasilitas edukasi umum ini.

Dengan kelengkapan sarana dan prasarananya sekarang, tugas Pemkot yakni, mempublikasikannya kepada masrakat luas, agar keberadaannya ti­dak hanya menjadi pelengkap saja. (*)