Stephen_Curry_shootingLOS ANGELES, Today – Musim ini dipastikan menjadi musim pamungkas Kobe Bryant di ajang NBA. Banyak penggemar basket pun tetap setia mengikuti karier dan performa Kobe, meskipun Los Angeles Lakers sendiri saat ini tak lagi menjadi tim yang disegani, khususnya di Wilayah Barat.

Sejak menyampaikan pengumuman pen­siunnya tersebut beberapa waktu lalu, per­forma Kobe anehnya memang cenderung meningkat.

Bahkan, ketika pihak NBA membuat per­hitungan pertama terkait NBA All-Star 2016, alih-alih Stephen Curry dan LeBron James yang berada di posisi puncak, malah Kobe yang berlari sendirian di sana.

Seperti diketahui, Curry dan King James memang menjelma menjadi dua megabin­tang NBA dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya menggantikan Kobe yang memang telah dimakan usia.

Seperti diwartakan laman resmi NBA, Minggu (27/12/2015), Kobe menjadi pemain dengan raihan voting tertinggi sementara dengan 719.235 vote, atau lebih besar 200 ribu vote dari Curry yang berada di peringkat kedua dengan 510.202 vote. Sementara itu, LeBron hanya mendapat 357.937 vote.

Baca Juga :  Hasil Klasmen dan Topskor Piala Dunia Qatar 2022

Di sisi lain, menarik mengetahui pemain-pemain yang baru tampil hebat pada musim ini, langsung masuk ke jajaran atas.

Paul George dari Indiana Pacers dan An­dre Drummond (Detroit Pistons) menjadi contoh. Keduanya masing-masing mendapat­kan 283.785 dan 148.278 vote.

Kobe sendiri tercatat sudah 17 kali tampil di di laga All-Star dan menjadi pencetak poin tertinggi dalam sejarah, yaitu 280 poin. Tak kaget jika para pencinta NBA ingin melihat pemain 37 tahun itu tampil di laga All-Star untuk terakhir kalinya.

Seperti diketahui, Kobe memang menjadi langganan All-Star, bahkan dia menjadi pe­main dengan raihan poin tertinggi sepanjang sejarah.

Meski demikian, performanya dalam be­berapa tahun terakhir bisa dibilang telah jauh menurun. Shooting guard berusia 37 tahun itu pun mengaku sangat kaget bisa memimpin voting dengan margin yang cukup jauh.

Baca Juga :  Tiga Tim Negara Berhasil Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022

“Saya sedang di dapur, membuat kopi, menyalakan gas, dan kemudian memutuskan membuka Instagram dan melihat voting tersebut. Saya langsung kaget bukan kepalang. Hasil ini membuat saya sangat excited. Saya sangat bersyu­kur, ini berarti kemampuan saya masih diakui,” jelas Kobe, disadur dari laman resmi NBA, Minggu (27/12/2015).

Peluang Kobe memimpin para bintang lain pada laga All-Star yang akan dihelat pertengahan Februari 2016 tentu sangat besar. Sang pemain pun mengaku tak mau mengecewakan para fans yang telah memili­hnya.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri, san­gat keren! Laga All-Star selalu memiliki tekan­an karena terdapat banyak pemain yang pantas masuk ke dalam tim, tapi tak terpilih se­tiap tahunnya. Saya akan memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya,” pungkas­nya.

(Imam/net)