BOGOR TODAY – Kepala DLLAJ Kota Bogor, Achsin Prasetyo, lagi-lagi kena semprot Walikota bogor, Bima Arya Sugiarto, kema­rin. Kekesalan Bima Arya dipicu oleh leletnya kepen­gurusan rencana sistem satu arah (SSA) kendaraan di depan Istana Bogor.

“Ini sudah berapa persen. Pak Achsin kira-kira siap­nya berapa lama, bisa di­jalankan,” tanya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat Rapat Koordinasi terkait Transportasi, di Bogor Green Room, Jumat (8/1/2016).

BACA JUGA :  Inilah Potret Buruk Pemkab Bogor, Warga Pelosok Gendong Pasien Akibat Tak Diperhatikan

“Untuk fisik dari Dishub sudah siap, tinggal jalan. Sekitar 40-45 hari selesai Pak Wali,” jawab Achsin, kemarin.

Sementara, Ketua Or­ganda Kota Bogor, M Ischak mengatakan, dirinya belum mengetahui ren­cana SSA terse­but, dan belum ada sosia­lisasi ter­hadap para sopir dan pemilik angkot.

“Saya rasa sosial­isasinya ha­rus langsung ke pelaku. Karena jujur, saya baru mengetahui saat ini, walaupun sebelumnya sudah mendengar isu terse­but,” kata M Ischak yang ha­dir dalam rapat koordinasi tersebut.

BACA JUGA :  127 Kafilah Kecamatan Cibinong Siap Bertanding di MTQ 2024

Di tempat yang sama, Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengatakan, SSA ini harus sudah dilak­sanakan Tahun 2016, kare­na anggarannya sudah ada. “Pedestrian bisa dilakukan ketika jalannya lebar. Ka­lau lelang bulan Februari, Maret dilaksanakan pem­bangunan, maka SSA harus sudah dilaksanakan,” kata Ade Sarip.

Namun, kata dia, sebe­lum dilaksanakan, pihak DLLAJ harus memastikan rambu-rambunya sudah disiapkan lebih dahulu, dan sosialisasi dilaksanakan.

(Yuska Apitya)

======================================
======================================
======================================