DSC_0611GUNA mewujudkan mimpi meraih medali emas, Tim Sepakbola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Bogor terus melakukan persiapan.

Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected]

Program latihan terus dilakukan, dan aplikasinya dilihat melalui pertandingan uji coba. Sejauh ini, tim di bawah komando Yayan Mulyana, Ju­man Peluppesy, dan Bahar Lestaluhu sudah menyiapkan kerangka terbaik.

Para pemain yang sudah terkumpul itu adalah hasil tahapan seleksi selama tiga kali. Kini, mereka sedang merancang menggelar em­pat uji coba melawan tim selevel. Jika tak ada aral melintang, sore ini mereka akan berhadapan dengan Gapura FC di Lapangan Pa­rung Panjang.

“Hasil latihan akan dili­hat. Kami bukan mencari kemenangan, tapi ingin me­lihat perkembangan pemain baik dalam hal individu, maupun kekompakan,” ucap asisten pelatih Juman Pelupessy.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan GOR Mini di Kota Bogor, Sekda: Ingin Terciptanya Klub Sepakbola dan Lahirnya Bakat Baru

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Koordinator Olahraga Kecamatan Cibi­nong menambahkan, secara organisasi pertahanan, dan menyerang, sudah terlihat peningkatan. Hanya saja, para pemainnya kerap tak tenang dalam menyele­saikan peluang.

“Hasil latihan selama ini telah membuahkan hasil ma­nis. Transisi menyerang ke bertahan sudah bagus, tapi masih ada pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan. Penyelesaian akhir pemain menjadi bahan evaluasi. Pro­gram uji coba kami lanjutkan untuk menjaga kekompakan tim,” sambungnya.

Dia menjelaskan, pada uji coba melawan Saradan FC, tim pelatih mematangkan skema 4-4-2 diamonds, 3-5-2, dan 4-2-3-1.

“Semua skema kami lakukan pada pertandingan ini. Saya sedang mencari komposisi pemain yang pas. Adaptasi pemain juga menjadi bahan penilaian,” tambahnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Siapkan Bonus 309 Miliar Bagi Atlet Beprestasi di Asean Para Games 2022

Sementara itu, manajer tim Hendarsyah mengatakan, target menjadi juara harus di­wujudkan. Untuk menggapai impian tersebut, dia men­dukung program tim pelatih yang akan menggelar training camp jangka panjang.

“Jika tim sudah benar-benar terbentuk, saya akan agendakan pertandingan ke luar daerah. Itu dilakukan un­tuk mematangkan mental,” ucap Hendarsyah.

Dia menambahkan, seb­agai tuan rumah tentunya beban akan sangat besar. Untuk mengatasi itu, diper­lukan program secara ter­arah, salah satunya dengan menggelar uji coba.

“Atmosfer pertandingan sesungguhnya harus dicip­takan. Saya yakin, dengan banyak melakoni uji coba, kekompakan akan maksimal, dan mental pemain akan se­makin bagus,” pungkasnya.