Plus Minus Perpanjang Kontrak Freeport

  • Masih terdapat potensi keuntun­gan dari belanja negara, investasi, tidak terjadi PHK pada ribuan orang.
  • Multiplier effect
  • Perekonomian dan pembangunan daerah berlanjut
  • Peningkatan keahlian TKI

“Apabila KK ini dilanjutkan, pemerintah masih akan dapat keun­tungan yaitu belanja barang dalam negeri sebesar USD 1,2 M/tahun, Investasi sebesar USD 1,4 M/tahun, 22.732 orang tidak di PHK, kegiatan operasi dan produksi berjalan sesuai peraturan, pengembangan usaha se­tempat bisa dilakukan, siklus pereko­nomian dan pembangunan daerah dapat dilakukan secara berkelanju­tan, alih teknologi dapat dioptimal­kan, dan peningkatan keahlian tena­ga kerja Indonesia melalui program Indonesianisasi,” rinci Bambang.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Selain itu, keuntungan perpanjan­gan kontrak Freeport ini dari aspek teknik antara lain:

  • Akan diproduksi 71 juta ton kon­sentrat (2021-2041)
  • Potensi penerimaan negara sebe­sar USD 3,77 miliar
  • Rehabilitasi lahan

“Keuntungan dari aspek teknik yaitu teroptimalkan potensi cadan­gan yang dapat ditambang, akan ada 71 juta ton konsentrat dari tahun 2021-2041, tidak tertundanya potensi penerimaan negara dari iuran produk­si sebesar USD 3,77 miliar, rehabilitasi (kegiatan reklamasi dan pasca tam­bang) akan berjalan secara kontinyu, tetapi kerugiannya apabila dilanjutkan tidak terjadi transfer knowledge secara optimal kepada tenaga lokal,” ungkap Bambang.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

(detik)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================