Foto : Simamaung
Foto : Simamaung

BANDUNG, Today – PERSIB menang telak dengan skor 3-0 atas Bali Unit­ed pada laga persahabatan di Stadion Siliwangi, Sabtu (13/2/2016) malam.

Tiga gol pada pertandingan itu masing-masing diciptakan oleh Vladimir Vujovic menit 18, Rachmad Hidayat menit 47 dan Aron Da Silva menit 48.

Sejak menit awal babak pertama kedua kesebelasan tampil ngotot. Bali United sebagai tim tamu tidak mau kalah, apalagi PERSIB mendapat dukungan dari ribuan suporter fana­tiknya.

Saling jual beli serangan terus terjadi, meskipun intensitas PERSIB lebih banyak menekan dan beberapa kali mengancam gawang yang dijaga Diky Indrayana.

Hingga petaka bagi Bali United terjadi menit 17. Pemain Bali United, Bobby Satria melakukan handball di daerah terlarang. Wasit menunjuk titik putih, Vladimir Vujovic sebagai eksekutor sukses mengoyak gawang lawannya. Skor 1-0 tercipta menit 18.

Tertinggal satu gol, Bali United mencoba terus bangkit. Menit 36, penjaga gawang PERSIB, I Made Wi­rawan sukses menggagalkan tem­bakan keras terarah yang dilakukan pemain Bali United, I Nyoman Sukar­ja dari luar kotak penalti.

Usaha terus menekan tidak kendur dilakukan Fadil Sausu dan kawan-kawan. Namun rapatnya bari­san pertahanan PERSIB belum dapat ditembus Bali United. Sampai babak pertama usai, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan PERSIB.

Memasuki babak kedua, per­tandingan baru berjalan dua me­nit, gelandang serang asal Medan, Rachmad Hidayat sukses menambah keunggulan. Sepakan kerasnya di kotak 16 gagal dijangkau penjaga ga­wang Bali United.

BACA JUGA :  Gowes 123 KM, 242 Peserta Tour de Zero to Zero Ajak Jaga Lingkungan

Tidak berselang lama, menit 48 stadion kembali bergemuruh, kini Aron Da Silva menambah keunggulan PERSIB menjadi 3-0. Striker asal Bra­sil ini, melakukan tendangan keras kaki kirinya di dalam kotak penalti.

Tambahan waktu dua menit ti­dak merubah skor. Pertandingan di­menangkan PERSIB dengan skor 3-0

Pelatih PERSIB, Dejan Antonic senang timnya bisa tampil baik dan meraih hasil cukup positif dengan skor 3-0 atas Bali United di Sta­dion Siliwangi, Sabtu (13/2/2016) malam.

Dejan mengatakan, dukungan luar biasa dari bobotoh yang hadir di stadion menjadi tambahan semangat pertandingan kedua tim. Kondisi itu pun membuat PERSIB menampilkan permainan cepat.

“Pertandingan bagus. Kedua tim sama-sama main, banyak shortpass. Senang lihat banyak suporter datang, ini bagus untuk anak muda. 30 me­nit awal kita lakukan tekanan tinggi,” kata Dejan usai pertandingan.

Meskipun begitu, pelatih asal Serbia ini mengaku tidak terlalu me­lihat skor. Tapi, kebanggaannya lebih pada bagaimana pemain bekerja keras, sehingga pihaknya punya gambaran tim untuk tampil pada Bali Island Cup.

“Tapi masih ada waktu untuk memperbaiki beberapa kesalahan. Ini cuma uji coba, tidak lihat skor, apa yang harus kita perbaiki. Masih ada waktu, akan naik pelan-pelan,” ucapnya.

Sementara itu, Pelatih Bali Unit­ed, Indra Sjafri mengakui kekalahan timnya dari PERSIB pada pertand­ingan uji coba tandang perdananya. Pertandingan menghadapi Maung Bandung ini, Bali United dikalahkan telak dengan skor 3-0 di Stadion Sili­wangi, Sabtu (13/2/2016) malam.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-16 Bekuk Singapura 3-0 di Laga ASEAN Boys Championship 2024

Indra mengakui jika tiga gol yang bersarang di gawang timnya itu merupakan kesalahan telak pemain belakang yang kurang koordinasi.

Gol pertama tercipta karena handball yang berbuah penalti. Gol kedua sepakan Rachmad Hidayat dan juga gol ketiga dari Aron Da Silva semuanya karena kurang konsentra­si lini belakang.

“Ini pertandingan away pertama, gol-gol terjadi karena kesalahan de­fense individu. Gol kedua, pertama, ketiga juga sama,” kata Indra usai pertandingan.

Pelatih yang membawa Tim Nasi­onal U-19 berjaya ini menilai, timnya juga tidak dapat keluar dari tekanan anak asuh Dejan Antonic. Hampir 2×45 menit, Maung Bandung terus menggempur pertahanan Bali Unit­ed, dan beberapa kali serangan balik tidak berbuah hasil.

“Kita tidak bisa keluar dari tekan­an mereka hampir 25 menit awal mer­eka terus menekan. Kita tidak dapat keluar dari tekanan,” ungkapnya.

Indra mengaku, kesalahan-kesalahan fatal anak asuhnya akan segera diperbaiki sebelum tampil pada Bali Island Cup akhir bulan ini. Salah satu yang dievalusasi adalah konsentarasi pemain selama 2×45 menit.

“Ini karena tidak ada konsentrasi. Ini yang kita evaluasi nanti. PERSIB juga main menekan kita terus. Jadi bukan kare­na grogi,” pungkas­n y a .

(Imam/net

======================================
======================================
======================================