Kota Bogor terancam kekurangan PNS. Pengajuan penambahan tenaga PNS yang diusulkan Pemkot Bogor kepada Kemendagri juga belum menemui titik terang. Jumlah ideal PNS di Kota Bogor sebanyak 11439 orang namun, jumlah PNS Pemkot saat ini sebanyak 9105 orang.
Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi, juga memberi sinyal bahwa moratorium rekrutmen CPNS diperpanjang hingÂga 2019 mendatang.
Artinya, hawa segar dan harapan lulusan sarjana dan pascasarjana di Indonesia untuk menjadi PNS terÂpaksa ditunda sampai batas yang tiÂdak ditentukan.
Kondisi ini membuat sebagian besar daerah di Indonesia was-was lantaran angka pensiun PNS setiap tahun tinggi. Artinya, kuantitas PNS berkurang tanpa penambahan pertaÂhunnya.
Sejauh ini, di Kota Bogor ada seÂdikitnya 624 tenaga kerja honorer yang belum diangkat menjadi PegaÂwai Negeri Sipil (PNS). Mereka juga belum jelas nasibnya, apakah diangÂkat atau menjadi pegawai honorer sepanjang masa.
Sekda Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, mengatakan, Pemkot BoÂgor terkendala dengan aturan dari Pemerintah Pusat. “Pemkot Bogor kan hanya mengikuti aturan dari Pemerintah Pusat saja, yang memÂpunyai kewenangan terkait hal itu merupakan Pemerintah Pusat, keÂmungkinan tidak akan diangkat taÂhun ini apabila aturan dari PemerÂintah Pusat tidak dirubah,†ujar Ade kepada BOGOR TODAY, kemarin.
Aturan tentang pengangkatan status K2 Honorer untuk mendapatÂkan Surat Keputusan (SK) CPNS meÂmang belum jelas nasibnya. PasalÂnya, Pemerintah Pusat dinilai belum memastikan apakah akan mengeÂluarkan peraturan baru atau tidak. “Pemerintah Pusat katanya akan mengeluarkan keputusan Presiden bahwa tahun ini tidak ada pengangÂkatan honorer menjadi CPNS,†tamÂbahnya.
Ade mengatakan terkait persoaÂlan tersebut, Pemkot Bogor telah menekankan secara serius kepada Pemerintah Pusat agar para pegaÂwai Honorer dapat diangkat menjadi CPNS. “Kita telah mengirimkan surat berupa usulan kepada Pemerintah Pusat terkait hal itu, Pemkot Bogor mendukung agar honorer dapat diÂangkat menjadi CPNS,†ujarnya.
Pihaknya juga mengatakan bahÂwa para pegawai honorer memang sepantasnya diangkat menjadi CPNS melihat massa bakti kerja pegawai honorer terbilang cukup lama mengÂabdikan diri kepada Pemerintah khuÂsusnya di Kota Bogor. “Kasihan kan melihat mereka sudah kerja susah payah akan tetapi tidak ada kejelasan dari Pemerintah Pusat apakah mereÂka akan diangkat menjadi CPNS atau tidak,†tambahnya.
Sekedar informasi, Pemkot Bogor saat ini memang sedang kekurangan tenaga kerja khususnya dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Terkait hal ini kemungkinan besar Pemkot Bogor akan mencari pegawai tamÂbahan melalui program penerimaan CPNS yang dibuka oleh Pemerintah Pusat.
“Pemkot Bogor saat ini memang banyak membutuhkan tenaga pendiÂdik dan kesehatan. Rekrutmen pegaÂwai untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kedua bidang ini akan disaring melalui tes penerimaan CPNS yang dilakukan Pemerintah Pusat dalam jangka waktu dekat ini,†pungkasnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















