
Terpisah, Direktur Center for Budjet Analysis (BCA), Uchok Sky Khadafi menilai anggaran mencapai ratusan miliar hanya untuk makan dan minum bisa dikurangi dan dialihkan untuk pengembangan infrastruktur yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
“Enak dan kenyang dong para birokrat pemda. Pantas saja infraÂstruktur jalan banyak yang rusak. Karena alokasi anggarannya banÂyak untuk makan minum. Bukan memperbaiki jalan,†tegas Uchok saat dihubungi.
Ia menambahkan, pada taÂhun 2015 lalu, pembukaan jalan hanya sepanjang 12 kilometer. “Jadi, kalau ke Bogor, kalau tiÂdak macet, ya jalannya rusak. Soalnya, ya anggarannya dinikÂmati oleh pihak eksekutif atau birokrat sih,†tandasnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















