Belajar Persalinan dari Amerika

“Target kami, hingga 2018 mendatang 40 puskesmas harus Pelayanan Obstetri Neonatus Es­sensial Dasar (PONED). Kami juga rutin melakukan jemput bola, turun langsung ke masyara­kat melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman ma­syarakat, dalam menjaga kese­hatan ibu hamil dan kandungan­nya mulai dari asupan gizi hingga rutin memeriksakan ke bidan,” tegas Camalia

Ia juga tengah berupaya merubah pola pikir masyara­kat agar masyarakat tidak lagi mengandalkan paraji melain­kan bidan. “Risikonya besar bagi keselamatan ibu dan bayi, itu tujuannya Puskesmas PONED. Rumah sakit Swasta pun harus memperioritaskan penanganan ibu hamil, jika mereka melanggar akan ada punishment bagi pihak rumah sakit,” tukasnya.

BACA JUGA :  Hilang Kendali, Truk Boks Hantam Tiang dan Motor di Bogor

Perwakilan Pemerintah Amerika Serikat, Maria men­gatakan, melihat konsistensi Pemerintah Kabupaten Big­or dalam menekan AKI dan AKB. Terlebih dengan makin berkembangnya kemajuan RSUD dan Puskemas di Kabu­paten Bogor, menjadi alasan ia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

“Pemkab Bogor sangat fokus dan konsen dalam pelayanan kesehatan. Salah satunya untuk mengurangi AKI dan AKB di Ka­bupaten Bogor. Kami juga ingin melakukan kunjungan ke salah satu RSUD Kabupaten Bogor sep­erti apa program, fasilitas dan para tenaga medis. Sehingga kita bisa memiliki wawasan dan pen­getahuan baru,” jelas Maria.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================