
“Awal dana itu kami keluarkan unÂtuk membut gerobak serta bahan-baÂhan lainnya. Setelah memiliki tempat sendiri, mungkin ada penambahan sewa tempat, kursi dan meja, sehingÂga totalnya menjadi hampir Rp 30 jutaanÂlah,†paparnya.
Kisaran harga untuk seblaknya ini dimulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 20 ribu. Rasanya pedas dan porsinya pun terbilang banyak. Menu andalan Raja Seuhah ada seblak original Rp 8 ribu, seblak makaroni Rp 8 ribu , seblak mie Rp 9 ribu, seblak kikil Rp 10 ribu, seblak korÂnet Rp11ribu, seblak otak-otak Rp 11 ribu dan seblak campur jumbo Rp 20 ribu.
Maraknya saingan di Kota Bogor tak membuat Dhemas gentar dan taÂkut. Dirinya tetap optimis seblaknya bakal terus diincar oleh para pembeli.
“Saya rasa seblak menjadi makanan berÂtahan seperti bakso dan mie ayam. Seblak pasti bisa jadi makanan hits kedepannya, jadi saya tidak takut dengan komÂpetitor lainnya,†jelasnya.
Dalam sehari, keunÂtungan dari setiap caÂbang diaku Dhemas bisa mencapai Rp 1 juta. “Ya Alhamdulillah, dari seÂluruhnya dalam sehari bisa mencapai keuntungan Rp 5 juta,†ujar Dhemas.
(Winda Herviana)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















