Kendala Administrasi, Atlet Selam DIY Terancam Dicoret

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya pun kini tengah mengupayakannya dengan melayangkan surat ke POSSI pusat dan Pengurus Besar (PB) PON supaya bisa memberikan dispensasi ter­kait pendaftaran atletnya. Di samping itu, cabor selam juga tengah berkoordinasi dengan cabor renang untuk direkrut sebagai atlet selam.

Mereka yang pada dasarnya memiliki basic atau dasar pelatihan air yang sama, secara khusus nantinya akan dilatih cara menggunak­an peralatan selam untuk se­lam permukaan dan lainnya.

“Masih diupayakan ke pusat, kalau POSSI nggak ada masalah, tinggal PB PON. Permasalahan kependudu­kan ini juga akan segera kami laporkan ke KONI, sekaligus rencana penambahan empat atlet renang untuk ikut selam. Mereka yang ditawarkan yang sempat ikut Pra-PON tapi be­lum masuk kuota,” kata dia.

Berdasarkan informasi dari PB PON, sebanyak 10 kelas bakal dipertanding­kan dalam cabor selam. Yakni nomor kolam untuk 50 meter (m) Bi-Fins, 100 m Bi-Fins, 200 m Bi-Fins, 100 m Surface, 200 m Sur­face, 800 m Surface Mono Fins, dan Relay 4×100 m Bi-Fins. Sedangkan di no­mor laut ada kelas 10.000 m Finswimming, OBA M Course, dan OBA 5 Point Course. Untuk atlet DIY direncanakan akan turun di nomor laut.

(Imam/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================