
Senior Market & Technical Analyst PT KDB Daewoo Securities Indonesia, Heldy Arifien mengatakan, nilai tukar rupiah terjadi pelemahan lantaran kecenderunÂgan Federal Reserve kian menguat untuk menaikkan Fed Fund Rate (FRR) pada Juni 2016.
“Pergerakan dolar AS cenderung menÂguat,†ungkapnya
Dia memerkirakan, kurs rupiah hanya sebentar mencapai level Rp13.600 per dolar AS hingga Rp13.700 per dolar AS. Lonjakan nilai tukar dolar AS yang terjadi kemarin lantaran ada transaksi penjualan saham PT Matahari Departement Store Tbk. (LPPF) oleh CVC Capital Partners seÂnilai USD 168 juta.
Transaksi tutup sendiri itu mencapai Rp 2,2 triliun juga telah membuat total transaksi jual oleh investor asing melonjak Rp 6,14 triliun. Sedangkan aksi pembelian oleh investor asing pada 19 Mei 2016 menÂcapai Rp 5,45 triliun.
(Winda/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














