Sikap Optimisme Pemerintah

uang-(2)_7Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, dalam penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2017 pada sidang paripurna DPR mengatakan, asumsi itu disasar lewat pendorongan kualitas belanja negara yang produktif. Selain itu, pemerintah juga berjanji akan melakukan efisiensi belanja yang konsumtif.

Oleh : Winda Herviana
[email protected]

Me n d o rong pertum­b u h a n e k o ­nomi pada kisaran 5,3 persen – 5,9 persen menurunk­an tingkat pengang­guran pada kisaran 5,3 persen – 5,6 persen, dan menurunkan tingkat kemiskinan antara 9,5 persen -10,5 persen serta pengurangan kesenjangan ekonomi atau ra­sio gini 0,38,” jelasnya, Jumat (20/5/2016).

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Kawal Sekolah Rakyat Jasinga, Pendidikan Gratis untuk Anak Kurang Mampu Segera Terwujud

Secara umum, lanjutnya, kebijakan belanja negara pada 2017 akan diarahkan untuk, me­ningkatkan belanja produktif un­tuk pembangunan infrastruktur guna meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing, per­cepatan konektivitas nasional melalui sistem transportasi yang terkoneksi dan terintegrasi, serta efisiensi sistem logistik di jalur lo­gistik nasional.

BACA JUGA :  Prancis Melangkah ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Tundukkan Maroko 2-0

Kedua, mendukung peman­tapan reformasi birokrasi untuk terciptanya birokrasi yang efisien agar pelayanan kepada masyara­kat dapat lebih berkualitas. Ke­tiga, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================