20140423_Karantina-TUC_Kunjungan-Gita-2JAKARTA, TODAY – Sebanyak 322 atlet dari 24 negara akan meramaikan turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2016 yang akan digelar di Istora Senay­an Jakarta, 30 Mei-5 Juni 2016.

“Indonesia Terbuka meru­pakan turnamen yang pu­nya reputasi sebagai turnamen tingkat super series berhadiah terbesar,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Indonesia Terbuka 2016 merupakan turnamen tingkat super series premier yang menawarkan hadiah total sebe­sar 900 ribu dolar AS atau naik 100 ribu dolar dari hadiah total pada Indonesia Terbuka 2015.

Gita berharap Indonesia tidak hanya sukses dalam pe­nyelenggaraan tapi juga sukses prestasi atlet-atlet bulu tangkis nasional dengan menjuarai lima nomor pertandingan.

“Indonesia masih dapat ber­harap merebut gelar juara pada tiga nomor yaitu ganda putra, ganda putri, dan ganda cam­puran. Tapi, nomor tunggal putra juga masih menyimpan harapan untuk menjadi juara,” kata Gita.

Sektor tunggal putri, lan­jut Gita, masih membutuhkan waktu untuk meraih gelar juara menyusul pembinaan pemain-pemain muda tunggal putri pela­tnas yang masih berjalan.

“Kami harus lebih tegas un­tuk pembinaan pemain-pemain muda pada semua sektor, teru­tama tunggal putri. Tapi, seka­rang sektor tunggal putri sudah punya pemain potensial seperti Gregoria Mariska dan Fitriani,” kata Gita.

Sekretaris Jenderal PBSI sekaligus Ketua Panitia Pelak­sana Indonesia Terbuka 2016 An­ton Subowo mengatakan persia­pan penyelenggaraan turnamen tahunan itu hampir 100 persen.

“Kami terus berkoordi­nasi dengan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno terakit perbaikan Stadion Is­tora. Perbaikan itu bertujuan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi atlet maupun penonton,” kata Anton.

Anton menambahkan Indo­nesia Terbuka 2016 akan men­jadi turnamen pembuktian bagi Merah-Putih kepada dunia jika atlet-atlet Tanah Air mampu menjadi juara di kandang sendiri.

Indonesia Terbuka yang dis­ponsori Bank Central Asia dan Djarum Foundation itu sekaligus merupakan tempat ideal pengu­jian kemampuan para pemain bulu tangkis dunia menjelang Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 pada Agustus.

PP PBSI menargetkan tiga ge­lar dari ajang Indonesia Terbuka 2016 yang akan digelar di Istora Senayan, 30 Mei-5 Juni men­datang.

Target itu dicanangkan demi mengobati dahaga mengingat se­lama dua edisi terakhir Indone­sia nigelar dalam ajang yang ber­tajuk resmi BCA Indonesia Open Super Series Premier (BIOSSP) itu. Tiga nomor yang kini dipatok juara adalah ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

“Berdasarkan prestasi kita dalam beberapa tahun, bebera­pa bulan, tentu kami berharap bisa menyumbangkan gelar di tiga nomor,” kata Gita, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PBSI Rexy Mainaky mengatakan persiapan sejauh ini terus berja­lan, secara khusus untuk para pe­main pelapis yang juga diharap­kan bisa menunjukkan prestasi.

“Sejauh ini mereka sudah cu­kup siap. Hanya memang selain teknik, atlet juga dijaga fokus­nya dan recovery untuk badan­nya. Karena selama satu tahun ini mereka cukup lelah mengi­kuti turnamen demi turnamen dalam rangka mengumpulkan poin di Olimpiade,” pungkasnya.

(Imam/ant)