
Lebih lanjut, kata mantan Ketua Perpani Kabupaten Bogor, penyelenggaraan Popda ini tidak hanya didedikasikan bagi kelahiÂran para juara di bidang olahraga saja, juga dipersembahkan bagi terlembaganya nilai-nilai kekuaÂtan, sportivitas, dan menjadi spirit olahraga. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menghasilÂkan bibit-bibit muda berprestasi dari kalangan pelajar di Jawa Barat untuk meningkatkan prestasi dalam bidang olahraga serta berkontribusi terhadap prestasi olahraga nasional.
“Untuk itu, kami minta Badan pembina Olahraga Pelajar SeluÂruh Indonesia (Bapopsi) dapat bersinergi dengan Pusat PendidiÂkan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), serta para guru pemÂbina olahraga di sekolah-sekolah untuk membantu membina atlet yang integral, komprehensif dan berkesinambungan serta memasÂtikan terciptanya peningkatan prestasi atlet pelajar, dalam berbÂagai cabang olahraga dalam rangÂka mencari bibit atlet berprestasi usia dini,†katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Yudha Munajat SapuÂtra menuturkan sangat menduÂkung dan mengapresiasi kegiatan Popda ke IX Tahun 2016 tersebut. Melalui kegiatan tersebut menjadi tolak ukur bagi para atlet untuk menuju Pekan Olahraga Nasional (PON), dan Pekan Olahraga DaeÂrah (Porda) 2018 mendatang.
“Kami berharap fasilitas saÂrana prasarana olahraga harus terus ditingkatkan. Karena pada Popda ke IX ini salah satu cabang olahraga senam terpaksa kita pusatkan di Bandung, secara keseluruhan ini sudah sangat bagus. Kami sangat bangga, dan optimis atlet kita bisa berprestaÂsi hingga kancah internasional,†tandasnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















