BIDIK BIBIT ATLET POTENSIAL

Lebih lanjut, kata mantan Ketua Perpani Kabupaten Bogor, penyelenggaraan Popda ini tidak hanya didedikasikan bagi kelahi­ran para juara di bidang olahraga saja, juga dipersembahkan bagi terlembaganya nilai-nilai kekua­tan, sportivitas, dan menjadi spirit olahraga. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menghasil­kan bibit-bibit muda berprestasi dari kalangan pelajar di Jawa Barat untuk meningkatkan prestasi dalam bidang olahraga serta berkontribusi terhadap prestasi olahraga nasional.

“Untuk itu, kami minta Badan pembina Olahraga Pelajar Selu­ruh Indonesia (Bapopsi) dapat bersinergi dengan Pusat Pendidi­kan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), serta para guru pem­bina olahraga di sekolah-sekolah untuk membantu membina atlet yang integral, komprehensif dan berkesinambungan serta memas­tikan terciptanya peningkatan prestasi atlet pelajar, dalam berb­agai cabang olahraga dalam rang­ka mencari bibit atlet berprestasi usia dini,” katanya.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Yudha Munajat Sapu­tra menuturkan sangat mendu­kung dan mengapresiasi kegiatan Popda ke IX Tahun 2016 tersebut. Melalui kegiatan tersebut menjadi tolak ukur bagi para atlet untuk menuju Pekan Olahraga Nasional (PON), dan Pekan Olahraga Dae­rah (Porda) 2018 mendatang.

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026

“Kami berharap fasilitas sa­rana prasarana olahraga harus terus ditingkatkan. Karena pada Popda ke IX ini salah satu cabang olahraga senam terpaksa kita pusatkan di Bandung, secara keseluruhan ini sudah sangat bagus. Kami sangat bangga, dan optimis atlet kita bisa berpresta­si hingga kancah internasional,” tandasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================