Emas Dunia Kembali Menyusut

emasNEW YORK, TODAY – Mengawali pekan ini, harga emas melemah seiring ada ha­rapan kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) pada awal Juni.

Di pasar spot, harga emas turun men­jadi USD 1.242,63 per ounce, ke level ter­endah sejak 28 April di awal perdagangan. Harga emas susut menjadi USD 1.250,96. Harga emas berjangka AS meelmah 0,1 persen ke level USD 1.251,50 per ounce. Harga perak melemah 1,4 persen menjadi USD 16,27 per ounce.

BACA JUGA :  Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Harga logam tertekan sejak bank sen­tral AS rilis hasil pertemuan April pada pe­kan lalu. Pejabat bank sentral AS menun­jukkan kalau ekonomi AS siap untuk hadapi kenaikan suku bunga pada bulan depan. Suku bunga tinggi menjadi kes­empatan untuk memegang investasi non logam. Pernyataan pejabat bank sentral AS St Louis James Bullard juga mempen­garuhi pasar.

James menuturkan kalau suku bunga bank sentral AS rendah telah membuat kondisi pasar keuangan tak stabil dan pas­ar mengharapkan kenaikan suku bunga dapat juga buat situasi “baik”.

BACA JUGA :  Gandeng Jakarta Bartender Club, STP Bogor Gelar 'Signature Session 2026' untuk Kupas Seni di Balik Bar

“Hasil pertemuan bank sentral AS ke­lihatan menunjukkan lebih agresif dari yang diharapkan, dan mengubah senti­men. Ada kemungkinan bank sentral AS menaikkan suku bunga pada Juni atau Juli,” ujar Analis ABN Amro Georgette Boele seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (24/5/2016).

Pada pekan ini bank sentral AS juga akan memberikan pernyataan. Pimpinan bank sentral AS Janet Yellen akan mem­berikan pidato di Universitas Harvard.

(Winda/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================